Ini analisa Jokowi soal penyebab kebakaran pasar di Jakarta
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kabel listrik yang sudah tua dan di bawah standar sebagai penyebab kebakaran di beberapa pasar Jakarta. Jokowi sudah memerintahkan PD Pasar Jaya untuk segera merenovasi pasar.
"Pertama harus lihat lapangannya. Pasar Senen itu dibangun tahun 1974, kamu lihat kabel-kabelnya disana sudah tua, kabelnya berseliweran dimana-mana. Standarnya sudah standar tidak benar itu," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/4).
Jokowi menambahkan, setiap tahunnya sudah puluhan pasar yang direnovasi. Namun karena jumlahnya yang cukup banyak pembangunan dilakukan secara bertahap. Khusus untuk Pasar Senen, seharusnya direnovasi pada tahun lalu.
"Pasar Senen itu harusnya dibangun tahun kemarin. Harusnya sudah dimulai tapi karena banyak yang minta setelah lebaran ya saya tunggu," ungkapnya.
Dengan adanya kebakaran yang terjadi di Pasar Senen, maka pembangunannya tidak akan menunggu usai lebaran. Renovasi akan dilakukan secepatnya setelah semua persiapan matang.
"Sekarang sudah oke semuanya. Tidak ada negosiasi dengan pedagang untuk pembangunan, kalau nego lagi nanti mundur lagi. Sehingga kenapa saya bilang segera langsung dibangun," kata Jokowi.
Terkait dengan instalasi listrik, Jokowi meminta PLN untuk meningkatkan pengawasannya. Karena hal itu sering kali menjadi penyebab utama kebakaran. "Tanya PLN, untuk pengawasan, masa gubernur suruh ngurusin listrik," ucapnya.
Seperti diketahui, pasa Jumat (25/4) dini hari Pasar Senen, Jakarta Pusat terbakar hebat. Lebih dari 2.000 kios hangus terbakar. Bahkan api baru dapat dipadamkan lebih dari puluhan jam. Kemudian pada Senin (28/4) pagi, Pasar Rumput, Jakarta Selatan, juga terbakar. Beruntung petugas pemadam kebakaran sigap untuk memadamkan api, sehingga hanya beberapa kios saja yang terbakar.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya