Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini alasan Ahok tetap gunakan mobil pribadi

Ini alasan Ahok tetap gunakan mobil pribadi Ahok. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan tidak akan menggunakan kendaraan umum untuk berangkat kerja. Alasannya adalah waktu tempuh kendaraan umum lama, sementara dia butuh waktu cepat ke kantor.

Dengan waktu cepat, waktu menjadi penting untuk perubahan Jakarta. "Orang Jakarta pengen saya kerja mutusin lebih cepat daripada ngabisin waktu sejam dua jam di bus. Enggak ada gunanya ngeliat saya dua jam naik bus macet-macet. Pak Gubernur juga enggak setuju saya naik bis," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/1).

Sebab, Ahok mengatakan, selama dua jam di jalan, dia bisa menghasilkan tiga putusan. "Kalau saya datang pagi-pagi udah bikin 3 putusan. Dan saya terlalu padat sampai malam. Kalau saya bangun bukan setengah lima tapi jam tiga enggak sanggup saya. Saya tiap hari udah bangun setengah lima," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum bisa memaksakan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk langsung mengikuti Instruksi Gubernur (Ingub) tentang pelarangan penggunaan kendaraan bermotor bagi PNS. Sebab saat ini PNS sedang melakukan penyesuaian.

"Biasa lah awal-awal. Sedang penyesuaian," ujar Jokowi usai bersepeda dari rumahnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/1).

Untuk pengawasan, Jokowi merasa tidak perlu dilakukan oleh dirinya sendiri. Sebab ada Badan Kepegawaian Daerah yang menanganinya. Tapi, menurut dia, saat ini belum perlu penekanan terlalu keras.

"Kan kelihatan lah. Ini kan baru awal, hanya sebulan sekali saja tidak tiap hari. Hanya sebulan sekali loh ini," ujarnya.

(mdk/mtf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP