Ini alasan Ahok pertahankan Kadisparbud DKI Jakarta
Merdeka.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dipastikan akan mempertahankan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purba Hutapea yang sebelumnya santer diberitakan menjadi salah satu pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta yang akan dicopot.
Sebelumnya, nama Purba disorot karena ditemukan anggaran-anggaran yang dianggap pemborosan oleh Basuki dalam draf usulan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.
Pria yang akrab disapa Ahok ini mengungkapkan alasan dirinya masih mempertahankan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Purba Hutapea adalah karena Purba masih harus mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran untuk tahun 2015.
"Kita kasih kesempatan karena anggarannya terlalu besar. Sangat besar kalau sampai diganti langsung nanti pertangungjawabannya masalah. Ini satu triliun lebih mereka anggarannya. Jadi harus kepalanya harus bertanggung jawab menyelesaikan," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Jumat (27/11).
Selain mempertahankan Purba, Ahok juga diketahui telah merombak 1 set PNS eselon III dan IV Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. Pertimbangan dasar perombakan tersebut, kata Ahok adalah karena pihaknya menemukan adanya praktik gratifikasi dan anggaran siluman yang cukup besar di Disparbud.
"Jadi ini sebetulnya adalah lanjutan. Jadi kita temukan ada gratifikasi juga di Disparbud. Dan kita juga temukan banyak sekali anggaran yang terlalu besar kebiasaan lama masih ada di 2015. Makanya kita ganti hampir total dinas parbud," tegas orang nomor satu DKI ini.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya