Ini alasan Ahok pecat Kasudin Pertamanan Jaktim
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku geram dengan banyaknya taman-taman di ibu kota yang minim perawatan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah taman di bawah kolong Fly Over di Kawasan Klender, Jakarta Timur.
Ahok mengatakan sebenarnya taman tersebut telah lama dibangun dan dibuka untuk umum. Tidak terawatnya taman itu, karena Suku Dinas Pertamanan DKI selalu beralasan tidak memiliki anggaran. Dia mengaku telah mencopot Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur karena masalah ini.
"Itu taman sudah lama dibangun, tapi kita sudah copot dia punya Sudin Timur. Itu kenapa Sudin Timur kita berhentikan. Nunggu anggaran nunggu apa sekarang enggak bisa lagi," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (9/2).
Selain masalah perawatan, mantan politisi Gerindra ini juga menyoroti keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuat taman menjadi rusak dan menambah kesan kumuh di kawasan tersebut. Dia juga mengkritik camat dan lurah yang tidak memperhatikan PKL yang memakai taman sebagai lapak dagang, seharusnya ada tindakan tegas guna mencegah para PKL berjualan di sana.
"Itu kan tempat dulu buat dagang PKL sebetulnya, kita bersihin ditutup dengan taman. Makanya saya suka taman itu ada di lingkungan masyarakat. PKL masuk lagi dirusak, kalau PKL masuk lagi kamu mesti tegas dong," tandasnya.
Seperti diketahui, taman Fly Over itu kondisinya sangat parah dan memprihatinkan. Tempat duduk beton di taman tersebut rusak, lapangan futsal juga dipenuhi lubang. Selain tidak terawat, banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka lapak membuat taman di kawasan itu kerap dipenuhi dengan sampah.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya