Ingin revitalisasi Kota Tua, Ahok klaim malu selalu todong CSR
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja mendapat bantuan dari AkzoNobel untuk merevitalisasi Kawasan Kota Tua. Bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari AkzoNobel itu diberikan dalam bentuk pengecatan ulang bangunan bersejarah di Kota Tua dan penyediaan 4 unit bus tingkat.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, memang berencana menata dan mempercantik kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, termasuk Pasar Ikan, dan kawasan Luar Batang. Rencananya, dalam merevitalisasi kawasan wisata ini, pihak swasta kembali akan dilibatkan. Target selesai sebelum tahun 2017.
Saat ditanya apakah AkzoNobel kembali akan ambil bagian dalam rencana ini, Ahok mengaku malu, dan lebih memilih mencari perusahaan lain yang mengajukan kenaikan Koefisien Luas Bangunan untuk mengerjakannya.
"Dulux kan cuma cat, kita enggak tahu mereka mau atau enggak ngerjain ini. Kita juga malu nodong terus. Dapat 4 bus tingkat nih tadi. Bus mahal lho itu, kira-kira Rp 14 miliar," kata Ahok di Kota Tua, Jakarta, Rabu (25/5).
Sebelumnya, dia mengatakan penataan ini akan dilakukan secara menyeluruh. Pertama, Ahok ingin pengembang membuat Kali Besar Barat menjadi bersih dan nyaman.
"Tahun ini dibantu oleh CSR seperti ini. Kami juga akan menggunakan kewajiban tambahan KLB untuk merapikan seluruh Kali Besar Barat, termasuk airnya," kata Ahok
Selain kali, dia juga ingin pengembang membangun parkir yang luas di Jalan Tongkol, tempat khusus bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dan penataan trotoar yang nantinya akan terhubung dengan ekor kuning, Pasar Ikan, hingga Luar Batang.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya