Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Imbas SMAN 96 Cengkareng Roboh, DPRD DKI Minta Pemprov Setop Pakai Jasa Adhi Karya

Imbas SMAN 96 Cengkareng Roboh, DPRD DKI Minta Pemprov Setop Pakai Jasa Adhi Karya SMAN 96 yang Roboh saat Renovasi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah meminta Pemprov DKI Jakarta berhenti menggunakan jasa kontraktor Adhi Karya imbas kasus sekolah SMAN 96 Cengkareng, Jakarta Barat roboh. Sekolah tersebut roboh dan menyebabkan empat orang luka.

"Saya rekomendasikan cari yang lain ya, karena kalau kaya gini, sudah disetop dan jangan pakai lagi kontraktor yang sudah diketahui tidak benar," ucap Ima dikutip pada Selasa (23/11).

Rekomendasi Ima itu usai meninjau fisik kondisi bangunan SMA 96 bersama dengan anggota Komisi E DPRD pada Senin (22/11). Ima melihat ada dugaan pengurangan spesifikasi bahan bangunan dalam pekerjaan. Misalnya saja, besi penyangga berukuran kecil yang dinilai Ima tidak cukup kokoh sebagai tiang penyangga bangunan.

Kemudian, menurut dia, ketidaksesuaian bahan bangunan dengan rencana kapasitas daya tampung bangunan. Hal ini lantaran adanya sub-sub pekerjaan yang mempengaruhi penurunan kualitas bangunan.

"Disubkan, makin mengurangi nilai. Jadi ya mereka mengurangi bahan, mengurangi spesifikasi," ucapnya.

Politikus PDIP itu menyayangkan kejadian ini. Sebab menurutnya, Pemprov DKI dapat menilai rekam jejak sebuah perusahaan saat mengikuti lelang pekerjaan Pemprov.

Ima mendorong Pemprov DKI Jakarta mengaudit proses Adhi Karya menjadi pemenang lelang renovasi total bangunan SMA 96 Cengkareng, Jakarta Barat.

"Komisi E juga mendorong agar diaudit segala yang apa yang pemenang lelang, seharusnya BPPBJ (Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa) dalam hal ini melakukan pelelangan juga bisa melihat track record mereka," imbau Ima.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP