Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ibu bayi yang tewas di Puskesmas diduga alami gangguan jiwa

Ibu bayi yang tewas di Puskesmas diduga alami gangguan jiwa Ilustrasi stres. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Yuri Arcurs

Merdeka.com - Polisi Polsek Metro Kebon Jeruk mengalami kesulitan saat mewawancarai Arianti (30), ibu dari Alafa Miftahul Huda (2), bayi yang tewas dengan kondisi badan sudah basah kuyup.

"Saat diperiksa, kondisi ibu labil, diperiksa pernyataan berubah-rubah. Katanya anak-anak itu akan dibawa jalan-jalan, jatuh di kamar mandi," kata Kapolsek Metro Kebon Jeruk Kompol Sutoyo di Mapolsek, Rabu (13/2).

Sutoyo menjelaskan, ibu bayi diduga mengalami gangguan jiwa. Hal tersebut diketahui dari pengakuan sang suami, Muhammad (35) yang mengatakan kalau istrinya pernah dirawat di rumah sakit jiwa di wilayah Grogol.

"Si istri pernah dirawat di rumah sakit jiwa grogol."

Sebelum dibawa oleh sang ibu, Muhammad sempat berpesan, kalau Arianti membawa Huda, supaya didampingi. "Si ibu minta izin sama suaminya untuk ketemu anak, ya sudah silahkan jangan lama-lama, tolong diawasi anak saya, saya mau kerja," ujar Sutoyo menirukan keterangan Muhammad.

Diberitakan sebelumnya, seorang bayi ditemukan tewas setelah dibawa ke ruang UGD Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Saat dinyatakan tewas, sekujur badan bayi basah kuyup. Sebelum dinyatakan tewas, bayi yang diketahui bernama Alafa Miftahul Huda (2) sempat dibawa bolak-balik masuk puskesmas oleh sang ibu, Arianti (30). (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP