Heru Budi Ungkap Alasan Proyek MRT Tak Kunjung Tuntas
Merdeka.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyinggung soal proses pembangunan Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) di Indonesia yang butuh waktu sangat lama untuk dituntaskan.
Dia menyebut, berdasarkan sejarah pengerjaan proyek MRT di Indonesia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membangun sejak 1992. Menurutnya, kendati telah dimulai sejak lama, prosesnya terhambat karena hanya berakhir di ruang rapat.
"Saya mengikuti proses ini sejak tahun 95. Kalimatnya M-nya masih, R-nya rapat, T-nya terus. Jadi, mulai dari tahun 1992 masih rapat terus," katanya di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Senin (17/2).
Heru menyatakan, perkembangan pembangunan MRT baru terlihat sejak 2000-an silam. Namun, masalah baru muncul terkait beban anggaran. Puncaknya pada perencanaan pembangunan dipercepat saat kepemimpinan Joko Widodo alias Jokowi.
"Biasa, warga negara kita tidak ada yang mau mengurus MRT, kalimatnya masih rapat terus, kapan terwujudnya. Tapi dengan gigihnya pejabat DKI bersama pemerintah pusat, di tahun 2000 mulai kelihatan prosesnya. Kenapa tidak kunjung tiba, karena saling bertanya siapa yang bertanggung jawab pembiayaan," jelasnya.
"Eskalasi itu dipercepat ketika Pak Jokowi menjadi gubernur tepatnya 2012. tantangannya masih cukup berat. Begitu bangun MRT, banyak warga bertanya bagaimana membangunnya, nanti macetnya bagaimana," tambah Heru.
Oleh sebab itu, dia menilai dengan ditekennya nota kesepahaman atau MoU antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Pemprov Jawa Barat serta Pemerintah Kota Bekasi untuk mendukung pembangunan MRT East-West (Cikarang-Jakarta-Balaraja) ini menjadi titik pencapaian baru pembangunan MRT di Ibu Kota.
"Hari ini, menorehkan sebuah sejarah. Saya titip penerus-penerus baik itu di provinsi DKI Jakarta maupun Jawa Barat khususnya jajaran Wali Kota Bekasi harus tetap semangat membangun ini untuk siapa untuk berikutnya," tutupnya.
Reporter: Winda Nelfira/Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya