Hapus stigma di masyarakat, Ahok ogah buat kaos untuk pendukungnya
Merdeka.com - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, dirinya ingin menghapus pemikiran negatif yang tersebar di masyarakat. Hal ini terkait banyaknya dana yang harus dikeluarkan oleh calon gubernur saat kampanye.
"Jadi kita sepakat bahwa kita ingin menghapus stigma. Stigma yang mengatakan, kalau ingin jadi gubernur DKI harus punya uang Rp 1 triliun. Sekarang tidak perlu itu, selama kualitas teruji dan didukung masyarakat, maka kamu bisa," kata Ahok di Seketariat Teman Ahok, Graha Pejaten, Jakarta Selatan, Minggu (19/6) malam.
Ahok melanjutkan, apabila pada masa kampanye nanti dirinya tidak akan memberikan uang. Termasuk Ahok tidak akan melakukan pengadaan kaos yang diberikan kepada pendukungnya.
"Kalau sampai kita membuat sebuah kampanye pun, maka kita enggak akan menggerakkan massa. Kita enggak akan kasih duit atau kasih kaos buat ikutan kampanye, enggak. Kamu harus beli tiket kalau mau ikut kampanye," jelasnya.
Untuk diketahui, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut banyak politisi dari pelbagai partai geram atas putusannya maju secara independen di Pilgub DKI 2017 nanti. Keputusan ini dikabarkan juga membuat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri ikut-ikutan sewot. Namun, itu dibantah langsung oleh Ahok.
"Banyak orang partai juga marah. Ya ibu (Megawati) sih enggak marah sama saya tapi yang lain marah," kata Ahok di bilangan Setiabudi, Jakarta , Selasa (8/3).
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya