Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Haji Lulung gerah sampai lapor polisi soal 'SMS panik'

Haji Lulung gerah sampai lapor polisi soal 'SMS panik' Haji Lulung-M. Taufik lapor Polisi SMS panik. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pesan singkat yang diduga percakapan antara Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana dengan Wakil Ketua DPRD lainnya Muhammad Taufik beredar luas. Percakapan tersebut membahas laporan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam percakapan itu, mereka berdua terlibat pembahasan soal Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang melapor 'dana siluman' ke KPK. Dari pembicaraan yang beredar itu, keduanya panik dan takut dijerat oleh KPK.

Namun saat dikonfirmasi Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana membantah telah melakukan pembicaraan dengan Taufik melalui pesan singkat SMS. Lulung mengatakan, tak pernah mengirim pesan singkat kepada Taufik.

"Fitnah itu bohong. Saya nggak pernah sms-an sama Taufik. Mana ada saya panik," kata Lulung di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin (2/3).

Dalam insiden SMS yang diduga dilakukan mereka berdua, Lulung dan Taufik melaporkan pemberitaan di sebuah media ke Polda Metro Jaya. Dia merasa peredaran gambar di media sosial berisi percakapan soal kekhawatiran mereka dengan langkah Ahok adalah fitnah.

"Melanggar Undang-Undang IT, berita bohong, dan pencemaran nama baik. Laporan itu salah. Yang benar itu DPRD. Kita lihat hasilnya nanti," kata Haji Lulung kepada awak media di Polda Metro Jaya. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP