Hadiri perayaan Paskah, Djarot minta masyarakat menjaga toleransi
Merdeka.com - Memperingati Hari Raya Paskah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mengimbau agar umat Kristiani bisa mengembangkan sikap kesederhanaan. Selain itu, perayaan Paskah bisa menjadi momentum untuk introspeksi diri, agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Dalam pesan Paskah yang disampaikan oleh Persatuan Gereja Nasional (PGI), Djarot melanjutkan, paskah kali ini bisa menuntun tekad gereja-gereja PGI untuk mengembangkan spiritualitas kesederhanaan bagi semua umatnya. Menurutnya, saat ini sudah banyak umat yang kehilangan spiritual akibat keserakahan dan dorongan menumpuk harta.
"Keugaharian atau kesederhanaan tak berarti memiskinkan diri, tapi mentalitas untuk menghargai hidup yang diberi Allah," ungkap Djarot dalam sambutannya di Perayaan Paskah Nasional di Monas, Jakarta, Minggu (5/4).
Lebih lanjut, Djarot meminta agar masyarakat bisa bersatu untuk saling bertoleransi dan tidak mementingkan satu golongan atau kelompok. Hal ini dilakukan untuk membangun Jakarta yang damai, aman dan rapi.
"Saya minta seluruh umat Kristen semangat bersatu membangun Jakarta agar lebih baik. Tidak perlu memandang apakah kita satu golongan atau bukan, tapi kita adalah satu untuk semua dan semua untuk satu," lanjut mantan Wali Kota Blitar itu.
Meski dalam suasana Paskah, Djarot tetap memberikan salam Islam sebagai pembuka dan penutup. Namun hal tersebut tetap diterima para umat Kristiani.
Dalam perayaan Paskah tersebut, dimeriahkan oleh para artis sebagai pengisi acara. Seperti Novita Dewi, Alex Rudiart, dan Joy Tobing. Bagi mereka, Paskah merupakan momen berharga sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas apa yang telah diberikan kali ini. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya