Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

H-1 ganjil genap, polisi & dishub tactical wall game di Monas

H-1 ganjil genap, polisi & dishub tactical wall game di Monas sistem ganjil genap. ©istimewa

Merdeka.com - H-1 uji coba ganjil genap, Polda Metro Jaya mengaku tengah melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya yakni mengadakan tactical wall game atau TV LCD yang terhubung ke perangkat komputer operator di silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

"Persiapan terakhir polisi bahwasanya pada tanggal 25 Juli kemarin, Ditlantas Polda Metro Jaya dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI melaksanakan tactical wall game di silang Monas, apel pagi di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan, Selasa (26/7).

Dalam pelaksanaan tersebut, polisi sudah menentukan cara bertindak pembagian tugas, yakni siapa berbuat apa. "Semuanya sudah kita rencanakan. Dalam pengawasan, tentunya kita juga menurunkan personel, kita backup Dishub," ujarnya.

Awi memaparkan, Ditlantas menurunkan 200 personel untuk pengawasan ganjil genap yang diberlakukan mulai dari Bundaran Patung Kuda sampai dengan CSW, kemudian dari pintu Senayan sampai dengan Mampang.

"Ada 9 titik pengawasan dan ada juga titik lain yang kita lakukan pengamanan dan pengaturan terkait dengan dilakukan ganjil genap ini. Kemudian di samping itu kita juga setiap hari dari mulai Senen dan Jumat kita floating 3000 personel dari mulai tingkat Polsek sampai dengan Polda," ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa petugas akan seoptimal mungkin membantu pengaturan di jam-jam tertentu. Sehingga terkait dengan antisipasi kemacetannya, diberlakukan kawasan yang sudah dilakukan pengaturan dan penempatan polisi di sana.

"Termasuk pelaksanaan nanti saat uji coba, tentunya saat uji coba masyarakat pasti banyak yang mungkin tidak tahu atau lupa jalur mana yang harus dilewati, tentunya petugas kami di lapangan akan melakukan pengalihan-pengalihan, pelaksanaannya secara simpatif dan persuasif," ujarnya.

Terkait apabila terjadi pelanggaran seperti salah masuk jalur, lanjut Awi, tentunya petugas akan lakukan penindakan blanko teguran non pro justicia. Sehingga dipastikan memang tidak ada sanksi administratifnya.

"Namun demikian teguran tersebut akan kita berikan kepada yang bersangkutan, kemudian sebagai arsip kita dan lembar terakhir dikasih ke instansi yang bersangkutan," tutupnya. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP