Gerindra sebut Ahok arogan larang motor melintasi jalan protokol
Merdeka.com - Partai Gerindra mengritik keras kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memperluas pelarangan melintas sepeda motor di 9 jalan ibu kota. Partai besutan Prabowo Subianto itu menilai kebijakan Ahok tersebut arogan.
"Kebijakan diskriminatif dan arogan," demikian pernyataan Partai Gerindra dalam akun Twitter @6erindra, Selasa (6/1).
Gerindra menilai kebijakan tersebut membuat pengendara sepeda motor bersusah payah untuk mencari ruas jalan penghubung hanya untuk menuju jalan Thamrin–Merdeka Barat.
"Sedangkan dengan seperti itu berarti warga juga harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membayar ongkos parkir dan tambahan penggunaan BBM karena menempuh jarak yang lebih jauh."
Gerindra menilai kebijakan tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kemacetan. Sebab kemacetan di jalur tersebut terjadi karena kepadatan kendaraan roda empat.
Seperti diketahui, setelah memberlakukan larangan melintas di Jl MH Thamrin sampai Jl Medan Merdeka Barat kepada sepeda motor, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga berencana bakal menerapkan larangan serupa di sepanjang Jalan Sudirman dan kawasan Semanggi.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya