Geram kasus paedofil, Djarot punya usulan terapkan Dasawisma
Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat bakal menerapkan dasawisma terhadap seluruh warga Jakarta. Ini dirasa perlu lantaran masih maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak oleh pelaku paedofil.
Menurut Djarot, pengawasan anak tidak cukup jika hanya mencakup skala keluarga saja. Oleh sebab itu, dasawisma diterapkan sebagai bentuk pengawasan anak dalam lingkup cukup luas.
"Dasawisma itu jadi 10 rumah tahu satu sama lain untuk menjaga anak-anak mereka, anak-anak kita," ujar Djarot di Jakarta Sabtu (18/3). "Paedofil ini lebih canggih bisa merambah ke mana-mana termasuk ke anak anak kita makanya benteng utamanya adalah orang tua dulu, tetangga kiri kanan," tambahnya.
Tidak hanya itu saja, dia juga menambahkan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) juga diharapkan mampu sebagai benteng bagi dari tindakan monster seksual anak anak. Pasalnya, imbuh Djarot, setiap RPTRA terdapat pengelola yang bertanggung jawab lingkungan sekitar.
"Iya makanya kan ada pengelolanya. Pelaku padeofil ini harus dihukum seberat beratnya," tegasnya.
Diketahui, Indonesia belum lepas dari ancaman kasus paedofil, hal ini dibuktikan dengan pengungkapan prostitusi online oleh akun Facebook bernama Official Candy's Group yang isinya diduga sekumpulan paedofil, oleh Sub Direktorat Cyber Crime Polda Metro Jaya.
Grup tersebut sudah ada sejak satu tahun lalu dengan jumlah anggota mencapai 7.479 orang dan tersebar ke seluruh dunia. Anggota yang aktif mengunggah video asusila melibatkan anak anak diberikan imbalan USD 15. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya