Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gagal dengan PMP, Taufik bidik Ahok dengan anggaran mesin tik

Gagal dengan PMP, Taufik bidik Ahok dengan anggaran mesin tik Ahok-M Taufik. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta seakan tidak kehabisan peluru untuk mengoreksi RAPBD DKI Jakarta 2015 versi Pemprov DKI Jakarta. Setelah melakukan kekeliruan dengan tudingan memberikan penyertaan modal pemerintah (PMP) ke lima BUMD, kini anggota parlemen DKI akan melakukan koreksi terhadap anggaran pengadaan mesin tik.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menegaskan, anggota DPRD akan tetap melakukan evaluasi RAPBD DKI Jakarta yang dikirimkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Salah satunya mata anggaran yang dicoret berupa pengadaan mesin tik.

"Justru itu pengadaan mesin tik juga (kita) akan evaluasi itu kan, evaluasi adalah drafnya eksekutif, justru itu, di sini yang diminta diskusinya (terkait pengadaan mesin tik)," ungkapnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/3).

Taufik menilai, ada kejanggalan dengan pengadaan barang berupa mesin tik. Tidak hanya pengadaan mesin tik, politisi Gerindra ini juga menilai ada dana 'siluman' yang berhubungan dengan kelurahan.

"Janggal dong kalau gitu. Banyak itu, ada yang totalnya Rp 1,2 triliun yang berhubungan dengan kelurahan," jelasnya.

Untuk diketahui, salah satu hasil evaluasi Kemendagri yang dicoret berupa pengadaan mesin tik di enam tempat mencapai Rp 1.701.632.500. Adapun item yang dicoret, antara lain sebagai berikut:

1. Pengadaan mesin tik Rp 74.250.000 dalam kegiatan pengadaan sarana dan prasarana pengelolaan keuangan daerah pada SKPD Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

2. Pengadaan mesin tik Rp 29.700.000 dalam kegiatan penyediaan dukungan Satlak PTSP kelurahan di wilayah Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada SKPD Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

3. Pengadaan mesin tik Rp 39.600.000 dalam kegiatan penyediaan dukungan Satlak PTSP kelurahan di wilayah Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada SKPD Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

4. Pengadaan mesin tik Rp 34.650.000 dalam kegiatan penyediaan dukungan Satlak PTSP kelurahan di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada SKPD Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

5. Pengadaan mesin tik Rp 30.250.000 dalam kegiatan penyediaan dukungan Satlak PTSP kelurahan di wilayah Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada SKPD Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

6. Pengadaan mesin tik Rp 39.600.000 dalam kegiatan pemeliharaan sarana, prasarana kantor dan pengadaan barang jasa pada SKPD BLUD Puskesmas Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

(mdk/siw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP