Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gabung Transjakarta, Kopaja siap remajakan 1.470 armada

Gabung Transjakarta, Kopaja siap remajakan 1.470 armada Kopaja terintegrasi Transjakarta. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) akhirnya menyetujui usulan Pemprov DKI untuk bergabung dengan PT Transjakarta, dan menerapkan sistem rupiah per kilo meter. Namun guna memenuhi SOP, ada sejumlah pembenahan yang harus dilakukan pihak Kopaja, salah satunya terkait peremajaan kendaraan.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, sejumlah 1.470 unit bus Kopaja rencananya akan diremajakan sesuai standar keamanan. Namun sampai saat ini, baru sekitar 300 unit bus saja yang sudah diremajakan dan dianggap memenuhi syarat untuk berintegrasi ke TransJakarta.

"Saya yakin akhir 2016 nggak ada lagi bus jelek di Jakarta. Dari 1.470 bus, mungkin sisanya itu zombi. Kopaja sudah ada sejak 1972 soalnya, jadi banyak juga yang sudah busuk," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/6).

Ahok menjelaskan, sopir-sopir Kopaja yang bergabung dengan Transjakarta nantinya akan digaji dua kali lipat dari Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI, sehingga mereka tidak ugal-ugalan lagi demi mengejar setoran. "Sopir mau kita kasih gaji dua kali gaji UMP," ujarnya.

Diketahui, hari ini pengurus Kopaja telah menemui Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), guna membahas mengenai revitalisasi angkutan umum di Jakarta, sekaligus rencana integrasi Kopaja dengan Transjakarta.

Hasil dari pertemuan itu adalah, pihak Kopaja siap menerapkan sistem rupiah per kilo meter, seperti yang diminta Pemerintah DKI, dan realisasi dari semua bentuk kerjasama ini rencananya akan dimulai pada bulan Juli mendatang.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP