Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fraksi Hanura DPRD DKI yakin kadernya tak terlibat kasus UPS

Fraksi Hanura DPRD DKI yakin kadernya tak terlibat kasus UPS Kampanye Hanura di Jakarta. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta, Mohammad Sangaji merasa yakin Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Fahmi Zulfikar, tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat Uninterruptible Power Supply (UPS).

Ongen, begitu sapaan akrab Sangaji menampik pernyataan Kepala Seksi Prasarana dan Sarana pada suku Dinas Pendidikan Menengah Kota Jakarta Barat, Alex Usman yang telah ditetapkan lebih dulu sebagai terdakwa dalam kasus ini. Ongen menepis pernyataan yang menyebutkan Fahmi ikut berperan dalam korupsi pengadaan UPS untuk 25 SMA/SMK tahun 2014 itu.

"Kan sudah ada pemeriksaan di Mabes Polri dan kepada kader Hanura sudah membuat pernyataan kepada saya bahwa dia tidak terlibat dan tidak menerima satu sen pun dalam UPS, itu clear," kata Ongen di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (30/10).

Lebih lanjut, Ongen merasa yakin karena yang bersangkutan yakni Fahmi telah membuat surat pernyataan bahwa dirinya tidak terlibat kerja sama dengan Alex agar pengadaan alat UPS dapat masuk dalam APBD 2014.

"Saya harus percaya sama kader saya dong. Dia sudah diperiksa di Mabes Polri dan sudah buat pernyataan kepada partai bahwa dia tidak terlibat, dan tidak pernah menerima atau meminta apapun," lanjut Ongen.

Seperti diketahui, dalam sidang Tipikor, Alex Usman memberikan keterangan adanya peran Fahmi dan HM Firmansyah untuk memasukkan anggaran pengadaan alat UPS itu ke dalam APBD 2014. Alex juga mengaku pernah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan kader Hanura tersebut, dari kesaksiannya Fahmi diduga meminta 7 persen dari anggaran pengadaan alat UPS tersebut.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP