Foxconn belum berikan rancangan bangunan pabrik ke Pemprov DKI
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih belum menerima rancangan bangunan untuk pabrik dari Foxconn Technology Group. Padahal rencananya Foxconn akan memberikannya pada bulan April 2014.
Wali Kota Jakarta Utara Heru Budi Hartono mengatakan, belum mendapatkan alasan mengapa sampai saat ini Foxconn tidak memberikan rancangan bangunan. Dia menduga, mungkin Foxconn menunggu usai pemilihan umum legislatif usai.
"Blueprint Foxconn-kan belum dikasih ke kita. Mungkin mereka nunggu dulukan Pileg," jelas Budi di sebuah rumah makan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (8/4).
Namun, Heru mengharapkan, Foxconn segera memberikan rancangan bangunan kepada Pemprov DKI Jakarta. Sebab masih ada beberapa hal yang perlu dibicarakan, seperti masalah ruang untuk pabrik mereka. "Mungkin mereka masih nunggu tiket promo buat ke Indonesia, biar murah," tutupnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) hari ini melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan Foxconn Technology Group. Foxconn dikenal sebagai salah satu produsen produk Apple.
Usai menandatangani LoI, Jokowi memberitahukan penyebab Foxconn tertarik dengan Jakarta. "Pertama, penduduk di Jakarta sangat besar. Sehingga pembeli akan sangat banyak. Kenapa harus investasi di Jakarta karena pasarnya besar," ujar Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/2).
Dengan banyaknya warga di Jakarta, maka sumber daya manusia (SDM) untuk dipekerjakan bukan menjadi masalah. Dan ini juga termasuk salah satu yang ditawarkan Jokowi .
"Karena mereka kita kasih lahan dekat Rusun Marunda, Jakarta Utara," katanya.
Jokowi menambahkan, dengan dibangunnya pabrik ini, maka warga dapat mempelajari teknologi yang digunakan sehingga suatu saat warga dapat lebih mandiri.
Foxconn Technology Group melirik Indonesia untuk menjadikan basis produksinya dengan membangun pabrik merata di Tanah Air. Foxconn adalah perusahaan perakit telepon seluler dan alat eletronik asal Taiwan.
Beberapa waktu lalu, Foxconn mengaku membutuhkan lahan 200 hektar untuk investasinya yang mencapai USD 10 miliar. Foxconn menginginkan lahan di kawasan Jakarta-Banten untuk membangun pabriknya. Mereka meminta disediakan lahan di dekat bandara dan pemerintah membantu mengupayakannya.
Seiring berjalannya waktu, kejelasan komitmen investasi Foxconn yang sedianya dilakukan akhir tahun lalu terpaksa molor hingga Foxconn sempat mengirimkan surat resmi permintaan maaf kepada Indonesia. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya