Fakta dibalik timbunan kulit kabel di gorong-gorong Jl Medan Merdeka
Merdeka.com - Beberapa bulan lalu warga ibu kota dihebohkan dengan temuan berton-ton gulungan kulit kabel di gorong-gorong Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Gulungan kulit kabel itu disebut-sebut sebagai dalang tergenangnya Istana Negara dan sekitarnya saat musim hujan beberapa waktu lalu.
Tak mau kecolongan lebih jauh, Pemprov DKI bersama dengan Polda Metro Jaya dan stakeholder lainnya langsung menelusuri sebab musabab adanya gulungan kulit kabel di gorong-gorong kawasan Ring I tersebut.
Setelah beberapa bulan menelusuri, akhirnya penyidik Polda Metro Jaya meringkus 6 pelaku yang disinyalir menjadi dalang tertimbunnya berton-ton gulungan kabel di gorong-gorong tersebut.
Keenamnya, STR alias BY(45), MRN alias N(34), SWY alias SM (45), AP alias UC (28), RHM alias GUN (43), AT alias TGL (48).
"Intinya misteri itu bungkusan kabel-kabel di Kota Jakarta, ada pelaku spesialis yang mencuri kabel-kabel itu," ujar Kapolda Metro Jaya saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya.
Para pelaku, lanjut Kapolda, mempreteli kabel untuk kemudian diambil isinya yang berupa timah dan tembaga lantaran mempunyai nilai ekonomi.
Berikut fakta-fakta dibalik terungkapnya misteri berton-ton gulungan kabel di gorong-gorong Jl Medan Merdeka Selatan :
5 dari 6 pelaku turun ke gorong-gorong, 1 menunggu di atas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDirektur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Mujiyono mengungkapkan 5 dari 6 pelaku turun ke gorong-gorong untuk mengupas kulit kabel dan mengambil isinya beru[a timah dan tembaga.
"5 orang perannya yang masuk ke gorong-gorong membetot kabel, memotong kabel lalu mengupasnya dan menaikkan isi kabel yang berupa tembaga dan timah," jelasnya.
Sedangkan, tambah Mujiono, satu orang bertugas menunggu diatas gorong-gorong untuk mengambil isi kabel yang telah dipereteli rekannya.
"Satu orang yang berperan di atas jalan untuk mengambil isi kabel," tandasnya.
Pelaku tinggalkan kulit kabel karena tak laku
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPolisi telah mengungkap misteri timbunan gulungan kabel di Jl Medan Merdeka Selatan. Pelaku yang berjumlah 6 orang diketahui mempreteli kabel untuk kemudian mengambil isi di dalamnya berupa tembaga dan timah.
Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Mujiyono menjelaskan potongan timah dan tembaga masih mempunyai nilai jual yang cukup lumayan.
"Untuk tembaga Rp 60 ribu per kilogram, timah Rp 10 ribu per kilogram," ujar Mujiyono.
Pelaku pun sengaja meninggalkan kulit kabel lantaran berdaya jual rendah.
"Kulit kabel itu di penadah hanya dihargai Rp 1.000 per kilogram," tuturnya.
Para pelaku kemudian menjual hasil jarahannya itu kepada penadah. "Dijualnya di Jakarta saja karena cukup laku," ujar Mujiono.
Hindari Satpol PP, pelaku beraksi malam hari
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comEnam pelaku komplotan pencurian kabel di gorong-gorong Jl Medan Merdeka Selatan diringkus polisi. Sedikit demi sedikit fakta pun terungkap.
Salah satunya waktu beraksi para pelaku.
Kasubdit Sumber Daya Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Adi Vivid mengungkapkan guna menghindari Satpol PP, pelaku beraksi malam hari.Â
"Kenapa malam karena menghindari petugas Satpol PP," jelas Adi.
Mereka pun sudah beraksi dalam kurun waktu yang cukup lama, yakni ada yang 4 bulan, 5 bulan dan 8 bulan.
Saat beraksi, lanjut Adi, para pelaku membekali diri dengan pelbagai peralatan, seperti senter kepala, cangkul, linggis, amperemeter hingga perbekalan.
Para pelaku rela berhari-hari berada di gorong-gorong
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKasubdit Sumber Daya Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Adi Vivid menjelaskan demi mendapatkan hasil yang maksimal, 6 pencurian kabel rela berada di gorong-gorong selama berhari-hari.
Mereka pun membawa perbekalan.
"Mereka masuk malam hari dan keluar pada malam hari juga, jadi seharian dan itu setiap hari sampai berbulan-bulan," tutur Adi.
Di dalam gorong-gorong, lanjut Adi, para pelaku menggali timbunan tanah yang menutupi kabel untuk kemudian kabel-kabel tersebut dikupas.
"Mereka ngangkut kabel tembaga itu menggunakan gerobak," tandasnya.
Pencuri kabel raup Rp 3 juta per orang tiap pekan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKanit III Sumber Daya Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Dedi Anung mengungkapkan para pelaku mampu meraup keuntungan hingga Rp 3 juta tiap pekan dari hasil pencuriannya.
"Penghasilan bisa mencapai satu orang Rp 1 juta hingga Rp 3 juta per minggu," ujar Dedi saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya.
Pasalnya, lanjut Dedi, kabel tembaga dan timah yang dibalut kabel mempunyai daya jual cukup tinggi per kilogramnya.
"Tersangka hanya mengambil timah dan tembaga untuk dijual ke pengepul. Harga tembaga sekitar Rp 48.000/kg dan timah seharga Rp 10.000," jelasnya.
"Mereka menjualnya ada dibeberapa tempat, di antaranya Kemayoran, Senen, Tanah Abang, Manggarai. Dijual ke pengepul besi tua, sudah lama beraksi. Penadahnya ini sudah kabur saat penyidikan kami. Jadi belum ada yang diperiksa. Kita akan tindak lanjuti kembali," tandasnya.
Polisi bidik 2 BUMN soal dugaan kasus korupsi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBerdasarkan kasus penemuan kulit kabel dalam gorong-gorong Jalan Merdeka Selatan, Polda Metro Jaya akan melakukan pemeriksaan terhadap PLN, Telkom, Dinas Tata Air, dan Bina Marga. Hal tersebut terkait anggaran pemeliharaan dan penataan sisa kabel yang tidak terpakai.
"Kami fokus terhadap pembuktian pencuriannya dulu. Baru kami beralih ke pemeriksaan pihak PLN, Telkom, Dinas Tata Air, Bina Marga terkait apakah dalam gorong-gorong tersebut ada anggaran pemeliharaannya, adakah anggaran merapihkan sisa kabel yang sudah lama atau tak terpakai," ujar Kasubdit Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ferdi Setiawan.
Nantinya, lanjut Ferdi, pihaknya baru akan berencana memanggil bos dua BUMN tersebut terkait dugaan adanya tindak korupsi dalam kasus tersebut.
"Itu sedang kita pelajari. Minggu depan kita panggil. Logikanya kalau ada anggaran, mengapa kabel-kabel itu lama ditinggalkan? Anggarannya dikemanakan?," ujar Ferdi.
2 Pencuri kabel di Ring I napi Rutan Salemba
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPolda Metro Jaya berhasil meringkus 6 orang tersangka pencurian kulit kabel dalam gorong-gorong Jalan Merdeka Selatan. Tersangka tersebut antara lain STR alias BY(45), MRN alias N(34), SWY alias SM (45), AP alias UC (28), RHM alias GUN (43), AT alias TGL (48).
"Tersangka sudah melakukan perbuatannya sejak 2015. Ya mugkin ada jaringan, dan tim penyelidikan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku-pelaku jaringan lain," ujar Kepala Unit III Sumber Daya Lingkungan Polda Metro Jaya Komisaris Dedi Anung, Jumat (11/3).
Dedi menambahkan, pelaku AT alias TGL (48) dan RHM alias GUN (43) merupakan narapidana Rutan Salemba.
"Dua pelaku tersebut, belum lama ini terlibat pencurian rumah kosong. Setelah kami sudah menangkap keempat pelaku lainnya, ternyata dari kesaksian keempat pelaku ini ada napi Rutan Salemba yang juga pernah terlibat dalam pencurian kabel di gorong-gorong," jelas Dedi.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya