Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Es teh yang dijual di Monas besar kemungkinan dari air tetesan rel

Es teh yang dijual di Monas besar kemungkinan dari air tetesan rel es batu di monas. ©2016 foto. kasatgas pol pp kecamatan gambir/harry apriyanto

Merdeka.com - Masyarakat Jakarta dikejutkan dengan pedagang es teh yang berjualan di sekitar Monas menggunakan air mentah. Bahkan kabarnya air tersebut berasal dari air limbah dari rel kereta api Gambir, Jakarta.

Kepala Satgas Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat, Hari Apriyanto mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah air tersebut memang benar dari limbah tetesan rel kereta, namun besar kemungkinan hal tersebut benar.

"Jadi sampai ini belum bisa memastikan air itu berasal dari tetesan rel, tapi ya kayaknya gitu (air tetesan rel)," ujar Hari kepada merdeka.com, Sabtu (12/3).

Hari menambahkan, masyarakat sekitar memang sudah curiga dengan es teh yang dijajakan oleh para pedagang lantaran tidak jelas pembuatan teh tersebut bahkan tidak terlihat ada proses memasak teh di tempat para pedagang tersebut biasa berkumpul.

"Orang-orang di sekitar sana memang curiga, mereka jualan es tapi enggak keliatan mereka masaknya di mana, enggak ada kompor atau kegiatan pembuatan tehnya juga," terangnya.

Meski masyarakat menyangsikan teh tersebut, Hari mengatakan, tidak ada warga yang melapor ke pihak yang berwenang terkait kegiatan itu. "Mereka memang curiga tapi mereka enggak sangka aja kalau air yang dijadikan bahan dasar es teh tersebut dari air mentah," pungkasnya.

Atas kejadian ini satu orang sudah diamankan di Polsek Gambir, Jakarta Pusat berinisial S. Namun hingga kini pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP