Eks Wagub DKI sentil Ahok: Soal sampah hormati hak rakyat
Merdeka.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, ikut mengomentari polemik pengelolaan sampah Jakarta. Dulu, dia pun pernah mempertanyakan kepada Kepala Dinas Kebersihan saat itu, Eko Baruna, apa yang membuat pengangkutan sampah di Jakarta tak bisa dilakukan malam hari.
"Itu zaman dulu saya ngomong itu, sampai kepala dinas kebersihan Pak Eko bilang, saya pernah ke Banjarmasin, mereka angkut sampah malam hari kok kita nggak bisa. Sekarang melihat ada pemaksaan sampah lewat di siang hari, itu yang sangat saya sesalkan," kata Prijanto di sela acara deklarasi gerakan Selamatkan NKRI di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (12/11).
"Kita harus menghormati hak-hak rakyat, bahwa sampah itu jangan sampai siang hari mengganggu," tambahnya.
Dia yakin ada cara mengelola sampah yang sedari dulu bisa dilakukan pemprov tanpa melibatkan swasta. Salah satunya membuat program untuk wilayah-wilayah pengolahan sampah secara mandiri.
"Seharusnya pemecahannya di situ. Cara lain, tambah kendaraan (truk sampah)," tegas Prijanto.
Tapi memang, dia menyadari sampah yang dihasilkan Jakarta saat ini pasti berbeda dengan lima tahun lalu. Meski demikian dia berharap tetap ada jalan keluar untuk persoalan sampah DKI.
Dia juga menyarankan pihak yang tak terkait tak ikut campur masalah ini. Sebab, akan memperkeruh suasana.
"Sebaiknya para pejabat gubernur, wagub, ketua DPRD, wakil harusnya enggak usah ikut. campur. Karena itu menghambat. Karena masing-masing punya jago, kalau punya jago lelang nggak benar, ada baking pejabat. Seharusnya pejabat enggak harus menjadi bekingan pengusaha lelang jadi panitia lelang tidak pengaruh," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya