DTKJ: Ganjil genap sukses bila banyak orang beralih ke angkutan umum

Setelah dilakukan uji coba selama sebulan ada beberapa hal yang perlu dievaluasi uji coba sistem ganjil genap.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
DTKJ: Ganjil genap sukses bila banyak orang beralih ke angkutan umum
Uji coba sistem ganjil genap. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Ellen Tangkudung menilai efektivitas penerapan kebijakan ganjil-genap di jalan protokol Jakarta bukan soal berkurangnya tingkat kemacetan di jalan tersebut. Kesuksesan itu bisa dilihat dari jumlah pengguna kendaraan pribadi yang beralih ke angkutan umum."Menurut saya harus ditunjukan juga dengan orang yang shifting, beralih ke angkutan umum. Karena adanya ganjil genap, saya jadi sulit, saya menggunakan busway untuk hari-hari yang mobil saya enggak bisa masuk misalnya," tutur Ellen saat ditemui di Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (9/8).Pengamat transportasi ini mengatakan, setelah dilakukan uji coba selama sebulan ada beberapa hal yang perlu dievaluasi seperti waktu perjalanan, berkurangnya kendaraan yang beroperasi dan beralihnya orang dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. "Karena kalau tidak seperti itu sama saja tetap macet, tetap menggunakan kendaraan pribadi tapi keliling-keliling ke yang lain, harusnya orang shifting menggunakan angkutan umum baru itu bisa dievaluasi sebagai keberhasilan ganjil genap," tambah Ellen. Terkait jalan arteri lain yang menjadi macet saat uji coba ganjil-genap kata dia akibat belum adanya penegakan hukum yang dilakukan pihak berwajib. Sebab kebijakan ini masih berupa uji coba. Tak hanya itu peringatannya pun masih bersifat tertulis. Sehingga masih banyak kendaraan pribadi yang melakukan pelanggaran. Namun, menurutnya perluasan penerapan uji coba ganjil genap juga tidak perlu dilakukan. Sebab, bila sudah diterapkan kebijakan ERP, dengan sendirinya akan menimbulkan dampak yang sama dengan penerapan kebijakan ganjil genap. "Kalau sekarang ini karena ganjil genapnya sebelum ERP itu cukup di situ saja dulu. Nanti kalau sudah ERP, ERP nya itu yang dibuat area," tutup Ellen.

Rekomendasi