Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Driver GO-JEK bubarkan diri usai ditemui Wakapolres Jakut

Driver GO-JEK bubarkan diri usai ditemui Wakapolres Jakut Ilustrasi Gojek. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan driver akhirnya membubarkan diri setelah bertemu dengan Wakapolres Utara AKBP Dwi. Di mana sebelumnya para driver ini menuntut agar pengelola gedung bertanggung jawab atas tewasnya Septian alias Pian (23).

"Teman-teman, kami minta teman-teman untuk membubarkan diri. Biarkan kami dari kepolisian yang akan mengusut kasus ini," ujar Dwi saat mendatangi lokasi kejadian di Mall Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Barat, Rabu (9/12).

Namun dari pihak menuntut agar kepolisian agar cepat bertindak. Bila tidak selesai kasus ini para driver GO-JEK akan melakukan hal yang sama.

"Kalau ini tidak tuntas, kami akan gelar demo lagi lebih besar," ujar para driver Go-Jek.

"Iya nanti kalau sudah dapat dan mengecek semua tempat kejadian perkara kita akan beri tahu. Biarkan kami bekerja," ujar Wakapolres meredam driver GO-JEK.

Akhirnya dengan ketegasan Wakapolres untuk menyelesaikan kasus ini, para driver membubarkan diri dengan damai. Mereka satu per satu kembali ke pangkalan masing-masing.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal menyatakan sebelum korban tewas sempat diberikan perawatan selama 30 menit di Rumah Sakit.

"Korban mendapatkan perawatan selama 30 menit namun akhirnya meninggal dunia akibat selaput paha kiri putus dan kehabisan darah," ujar Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/12).

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP