Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPRD tolak pembelian langsung 4.000 bus, Jokowi berang

DPRD tolak pembelian langsung 4.000 bus, Jokowi berang Bus Transjakarta baru. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) menilai saran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) agar pembelian bus dilakukan bertahap tidaklah menyelesaikan masalah. Sebab ketersediaan angkutan umum sangat mendesak mengingat penggunaan kendaraan pribadi semakin tak terbendung.

"Kita ini mau menyelesaikan persoalan tidak? Kalau tidak mau menyelesaikan masalah tidak usah beli apa-apa aja ya kan," tegas Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/1).

"Sudah berapa puluh tahun Kopaja kita kek gitu didiemin," tambahnya.

Menurutnya, jika dilakukan pembelian bertahap ditakutkan akan berlomba-lomba dengan kemacetan yang makin parah. Itu sama saja sia-sia.

"Bisa saja saya beli cuma 10 tapi efeknya apa yang rusak setahun bisa 10, 20 atau 30 bus. Berarti kita beli cuma untuk mengganti yang rusak saja," ungkapnya.

"Kalau mau beli ya 4.000. 3.000 Bus sedang dan 1.000 Transjakarta baru menyelesaikan masalah. Kalau mau fokus ya seperti itu, anggaran tidak diecer-ecer seperti itu," tandasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP