DPRD sindir Ahok soal Sudirman bebas motor: Jangan buat masalah baru
Merdeka.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike tidak sepakat dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan pembatasan kendaraan roda dua di Jalan Sudirman. Mengingat rencana penghapusan kawasan 3 in 1 yang saat ini tengah dilakukan ujicoba masih menyebabkan kemacetan.
"Kalau bisa benar-benar mengurangi sih silakan saja, tapi jangan buat masalah baru lagi karena motor jadinya harus cari jalan alternatif lain lagi, dan harus diperhitungkan apakah tidak menambah macet lagi," katanya dalam pesan elektronik, Jakarta, Rabu (20/4).
Menurutnya, pembatasan jangan dilakukan selama 24 jam. Belajar dari pelarangan motor di Jalan Thamrin, ada waktu-waktu tertentu kendaraan roda dua tersebut dapat melintas. Politisi PDIP ini mengingatkan, ketersediaan kendaraan umum tetap harus diperhatikan.
"Cuma yang utama kalau menurut aku adalah kalau sudah tersedia cukup banyak kendaraan umum, nyaman, mudah, dan rutenya juga mudah dan juga disediakan tempat parkir tertentu, pengendara sepeda motor atau kendaraan umum lainnya juga mungkin bisa berpindah ke kendaraan umum," jelasnya.
Yuke hanya berharap kebijakan yang dibuat Ahok tidak menuai masalah di kalangan masyarakat bawah.
"Teorinya itu kan disediakan dahulu fasilitas pendukungnya sebelum melakukan pembatasan. Nah, bus-nya gimana? Apakah sudah siap? Dari 600 bus yang dilaunching kemarin saja, baru 49 yang beroperasi. Wujudkan dulu revitalisasi angkutan umum agar tidak ada angkutan bobrok dan ngetem. Sehingga warga dijamin bisa pindah ke transportasi umum," tutupnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya