Merdeka.com tersedia di Google Play


DPRD: Jokowi-Ahok jangan cari popularitas, marah di Youtube

Reporter : Nurul Julaikah | Senin, 3 Desember 2012 13:47


DPRD: Jokowi-Ahok jangan cari popularitas, marah di Youtube
Pelantikan Jokowi-Ahok. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) sampai saat ini belum ketok palu, karena masih ada perbedaan pendapat atau pandangan antara pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan DPRD. Anggota DPRD Inggard Joshua mengharapkan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta jangan mengejar popularitas, terutama marah di Youtube.

"Jangan cuma marah-marah di Youtube atau mengejar popularitas saja. Mari bicarakan, biar cepat selesai,"ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua di Gedung DPRD, Senin (3/12).

Perbedaan pandangan tersebut antara lain, masalah peremajaan bus, Kartu Jakarta Sehat yang sampai saat ini plafon anggarannya masih belum jelas datangnya dari mana. Selain itu, masalah pembangunan jalan layang non tol dari Ciledug-Tendean-Blok M serta kampung deret yang landasan hukumnya sampai sekarang belum jelas. Terutama, persoalan payung hukum, kepemilikan tanah dan hak milik sertifikat.

"Jangan main asal sebut ada 100 lokasi tapi enggak ada detailnya, di mana lokasinya," kata Inggrad.

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar ini mengaku mendukung program gubernur. DPRD hanya meminta detail anggarannya, agar jelas.

"Misalnya, ada anggaran Rp 1,2 triliun buat KJS. Nah itu detailnya gimana? Yang sudah-sudah dulu anggaran untuk 1 juta orang ngabisin Rp 1,1 triliun. Apalagi rencana mereka yang mau meng-cover 4,7 juta orang dengan Rp 1,2 triliun, Apa cukup?" katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) saat jumpa pers Rabu (28/11) lalu mengatakan KUA/PPAS belum selesai hingga saat ini karena bolak-balik pembahasan di DPRD.

"Diawali KUA/PPAS, minggu-minggu lalu harusnya selesai. Nyatanya sampai sekarang belum rampung, ya nyatanya kesana kesini belum rampung. Perlu penjelasan ini balik, perlu penjelasan ini bolak, itu enggak apa-apa itu kan proses, proses kita menjelaskan," kata Jokowi.

[tts]

KUMPULAN BERITA
# Jokowi Ahok

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Jokowi Ahok, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Jokowi Ahok.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Penghargaan Hollywood pada nama Muhammad
  • Sengketa Hak Cipta Si Unyil Temukan Titik Terang
  • Polisi perketat pengamanan pencoblosan ulang di Desa Abiasemal
  • Usai Tur, Beyonce Knowles rencanakan kehamilan lagi
  • 5 Fakta pembunuhan mertua oleh cewek ABG
  • Kisah istri Wiji Tukul,tak pernah berhenti cari keberadaan suami
  • Pemancingan jadi tujuan liburan baru warga Jakarta
  • Intip trailer film terbaru Clint Eastwood 'Jersey Boys'
  • Empat orang ini nilai Suryadharma Ali otoriter
  • Ambisi besar Prabowo setelah berhasil gandeng partai kabah
  • SHOW MORE