Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Djarot tolak bayar gaji Supeltas: Anggarannya dari mana?

Djarot tolak bayar gaji Supeltas: Anggarannya dari mana? Djarot luncurkan JakOne Mobile di Balaikota. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah menerima surat dari Dirlantas Polda Metro Jaya soal gaji Supeltas atau Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas. Djarot mempertanyakan darimana anggaran untuk mengaji mereka karena tak ada di APBD.

"Saya sudah terima suratnya, anggarannya dari mana? Di APBD enggak ada. Gitu loh. Jadi dari mana anggaranya?" kata Djarot di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 3, Jakarta Barat, Selasa (30/8).

Djarot mempertanyakan jika bukan dari APBD darimana uang buat mengaji Supeltas. Sebab, dana hibah juga masuk ke APBD.

"Kalau enggak dari APBD dari mana? Apa dari duitnya Kadishub? Kalau misalnya hibah kan masuk ke APBD juga," katanya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra hari ini menemui Djarot. Pertemuan itu menurut Halim untuk membicarakan dan memaparkan langsung mengenai Supeltas.

"Hari ini saya akan menghadap. Saya akan jelaskan Supeltas ini undang-undang yang harus dijalankan. Termasuk strategi yang kami lakukan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Dia tak mempermasalahkan apabila nanti dalam pertemuan itu Djarot tak mengabulkan mengenai honor para Supeltas. Sebab, sudah ada Kamar Dagang Industri (Kadin) yang mencari honor Supeltas yakni CSR (Company Social Responsibility).

"Enggak apa-apa, kan ada Kadin. Kita memperdayakan dengan dana CSR. Kita pastikan dia tak akan terima dari masyarakat," ujarnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP