Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Djarot soal kasus Kaesang: Gak usah ditanggapi dan diekspose

Djarot soal kasus Kaesang: Gak usah ditanggapi dan diekspose Djarot di depan kantor DPD PDIP Jakarta. ©2017 Merdeka.com/Rendi Perdana

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, kata 'ndeso' tidak ada unsur kebencian, melainkan sebagai guyonan. Sehingga dia menilai, kasus yang menjerat putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep bukanlah ujaran kebencian.

Djarot menilai, kata ndeso yang disampaikan Kaesang dalam video blog nya bukan merupakan ujaran kebencian. Tidak seharusnya, Muhammad Hidayat melaporkan Kaesang ke pihak kepolisian.

"Lah iyo kan lucu ya. Begini loh, kata kata ndeso kalau di kami itu kan guyonan ya, gurauan saja lah sebetulnya. Kalau kami ya orang desa, orang desa dianggap ndeso ya ora opo opo, gitu aja kok. Kok terlalu jauh toh?," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/7).

Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, permasalahan ini jangan lah terlalu dibesar-besarkan ke publik. Untuk itu dia berharap kepada media untuk tidak lagi membesarkan masalah tersebut.

"Makanya tolonglah media jangan bikin gaduh ya, ada yang lapor biarin aja ga usah direken. Apa ya direken, ga usah ditanggapi, di ekspose. Wong kecil aja begitu ya, banyak hal besar yang harus kita urusin," ujarnya.

"Kasihan polisi dong, kecil-kecil diurusin akhirnya yang besar gak diurusin ya. Yang seperti itu ngapain toh? Apalagi persoalan kecil seperti itu ya." pungkas Djarot.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP