Dituding terlambat, damkar DKI tempuh jalur hukum
Merdeka.com - Kebakaran yang terjadi di Ruko daerah Muara Karang, Jakarta Utara, Selasa (15/5) menewaskan tiga orang anak menimbulkan isu miring. Isu itu berisi bahwa petugas pemadam terlambat tiba ke lokasi beredar lewat media sosial.
Beredarnya isu langsung dibantah oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran provinsi DKI Jakarta, Paimin Napitupulu. Menurut dia, isu itu tidak benar.
"Sebenarnya tidak terlambat, pertama listrik mati ibunya menyalakan listrik tiba-tiba ada ledakan dan api cepat menjalar karena menjual sembako, posisi anak terjebak di lantai dua. Mau ke lantai tiga terkunci ke lompat ke luar ada tralis, jadi proses sangat cepat," kata Paimin dalam keterangan persnya di Restoran Bundo Pati, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Senin (21/5).
Paimin menambahkan, isu yang mengatakan petugas melakukan negosiasi, terlambat dan air kosong tidak benar. "Pertama yang menerima laporan masuk ke Timur lalu ke Utara dan monitor HT petugas langsung meluncur, tiga atau empat menit kami datang. Jarak pos ke lokasi memang 200 meter tetapi ada tembok dan kali jadi muter sekitar 500 meter," jelas dia.
Sedangkan kebakaran sendiri terjadi pada pukul 21.45 WIB dan petugas menerima laporan pukul 22.00 WIB. Dan tiba di lokasi pukul 22.12 WIB. "Petugas datang api sudah besar," tandas dia.
Karena itu, pihaknya akan menempuh jalur hukum jika penyebar isu itu tidak mengklarifikasi. Dia memberikan batas waktu sampai pekan ini.
"Kami akan menunggu sampai Rabu (23/5) kalau sampai penyebar isu belum mengklarifikasi akan kami bawa ke ranah hukum," ujar Paimin.
Paimin menambahkan, dirinya menduga penyebar isu tersebut adalah ketua RT 11/4 kelurahan Muara Karang, Jakarta Utara, Paulinus. "Kami tidak terima merasa dibilang nego karena sudah bertaruh nyawa," ujarnya.
Dia juga mengatakan, setelah munculnya isu miring tersebut dirinya langsung melakukan apel pada Sabtu (19/5). "Di lantai dua ada uang serta emas tapi langsung diserahkan ke polisi dan dalam video tersebut terdengar memang suara 'mama tolong'," tuturnya.
Seperti diketahui, sebuah rumah toko (Ruko) di Jalan Pluit Karang Jelita, Muara Karang, Jakarta Utara diamuk si jago merah, Selasa (15/5). Akibat kebakaran ini, Melina (12), ivan (10) tewas dilokasi dan Melisa (14) tewas di RS Atmajaya. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya