Ditemukan tewas, pemuda Agas diduga kuat korban pembunuhan
Merdeka.com - Kepolisian masih mendalami sebab kematian Agas (30). Sebelumnya, warga asal Serang Banten itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
"Belum, masih kita kembangkan, masih kami selidiki," kata Kapolsek Tambora, Kompol Iver Mannosoh, saat dihubungi, Senin (6/8).
Dugaan sementara, Agas tewas karena dibunuh. Namun, polisi masih terus mencari bukti-bukti untuk bisa mengungkap pelaku dan motif dari kasus tersebut.
"Dugaan pembunuhan, kita lagi selidiki," katanya.
Meski belum ada petunjuk, Iver optimistis pihaknya bisa mengungkap kasus itu.
"Mudah-mudahan (pelakunya) cepat tertangkap. Saya yakin kasus ini cepat terungkap," janjinya.
Pelaku diduga dua orang
"Pelaku (pembunuhan) diduga 2 orang," kata Iver.
Kata Iver, aksi sadia itu sempat dilihat oleh seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Sebelum tewas, korban diduga sempat bergumul dengan kedua pelaku.
"Warga yang kebetulan lewat situ (TKP)," katanya.
Sayangnya, polisi tak mendapatkan informasi dari saksi soal ciri-ciri pelaku yang diduga terlibat aksi pembunuhan terhadap Agas. Saksi, lanjut Iver, beralasan lupa karena peristiwa pembunuhan itu terjadi saat malam hari.
"Dia (saksi) nggak secara spesifik melihat ciri-cirinya. Secara umum aja dia melihat ada dua orang sama korban di situ. Kalau mengamati secara detail, enggak. Dia juga kadang ingat pakaiannya juga kadang lupa. Kejadiannya kan pas malam ya," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas ditikam di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (3/8) malam. Korban tewas dengan empat luka tusukan pada bagian perut dan dada.
Selain menemukan empat luka tusuk di dada dan perutnya, juga ditemukan dua identitas yang berbeda di dalam sakunya. Tak jauh darinya, ditemukan dua unit ponsel pintar.
"Mayat seorang berusia 30-35 tahun, diduga merupakan korban aniaya saat ini motif dan modus sedang kami selidiki," demikian keterangan Kepala Polisi Sekor Tambora Komisaris Polisi Iver Son Manossoh dikutip dari Antara, Sabtu (4/8).
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya