Disdik DKI bantah bocorkan soal dan jawaban lelang kepsek
Merdeka.com - Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudhi Mulyanto membantah ada kecurangan sistemik dalam lelang jabatan kepala sekolah. Apalagi, sampai disebutkan ada kebocoran soal yang sengaja dilakukan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Dia membenarkan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta pernah mengumpulkan kepala sekolah peserta peserta lelang di kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Tapi pertemuan itu untuk belajar bersama bukan membocorkan soal tes lelang jabatan kepala sekolah tersebut.
"Seperti siswa mau ujian saja, ada yang belajar sendiri ada juga yang belajar secara kelompok, masih wajar menurut saya. Jadi bukan pembekalan tapi belajar bersama dan itu juga atas inisiatif peserta sendiri," ujar Taufik yang dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (16/12).
Taufik juga menjelaskan pemilihan tempat belajar bersama di kantor LPMP juga dinilai wajar. Pasalnya, LPMP memiliki fasilitas yang lengkap, sehingga memudahkan para kepala sekolah saat belajar bersama.
"Seperti Anda (wartawan) saja kalau mau belajar menulis, tidak mungkin kan tempatnya di apotek misalnya," kata dia.
Sebagai bukti tidak terjadi kebocoran soal, Taufik menegaskan hasil tes lelang kepala sekolah sangat variatif. Ada yang mendapat nilai sempurna tapi ada juga yang mendapat nilai sangat rendah.
"Ada yang dapat nilai cuma 40 dari skala 100, kalau bocor harusnya baik semua nilainya. Kalau kepala sekolah dapat nilai bagus itu wajar saja, karena mereka sudah lebih mengerti tentang tugas-tugas kepala sekolah," jelas dia.
Taufik menambahkan isu kebocoran soal selalu muncul menjelang diadakannya tes lelang kepala sekolah. Dia meminta para peserta untuk tetap fokus pada ujian tes yang dilakukan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
"Karena ini baru pertama kali diselenggarakan, wajar kalau ada keraguan. Bagi yang merasa cemas atau tertekan atasilah dengan terus belajar," pungkas dia. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya