Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Disdik bingung pengadaan buku Ahok masuk APBD versi DPRD DKI

Disdik bingung pengadaan buku Ahok masuk APBD versi DPRD DKI Arie Budiman. ©2014 Merdeka.com/Fikri Faqih

Merdeka.com - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Arie Budhiman mengaku bingung dengan munculnya pengadaan buku trilogi soal Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama dalam APBD DKI versi DPRD. Apalagi, Disdik tak pernah mengusulkan kegiatan tersebut, baik saat menyusun APBD maupun e-budgeting.

"Oh iya? Enggak tahu lah kita. Yang jelas kalau di versi kita enggak ada (pengadaan buku trilogi) itu," jawab Arie saat dikonfirmasi di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (2/3).

Arie membantah pembelaan diri segelintir anggota dewan yang menyebutkan pengadaan buku tersebut dilakukan bawahan Ahok sendiri. Bahkan, dia menyebut DPRD mengarang sendiri.

"Biarin aja nanti kan itu bisa dibuktikan. Di pembahasan kita enggak ada, ngusulin enggak ada, di dokumen kita e-budgeting enggak ada," sahutnya.

Hal serupa juga dinyatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang membantah telah mengusulkan buku trilogi dalam APBD tahun 2015. Pria yang akrab disapa Ahok ini akan melaporkan kepada penegak hukum untuk memproses dana buku trilogi sebesar Rp 30 miliar.

"Terus kalau ada SKPD mau bikin buku saya Rp 30 juta pun harus izin saya kan. Kurang ajar banget mau bikin buku saya Rp 30 miliar pakai APBD enggak ngomong sama saya. Untung saja di APBD versi saya enggak ada," kata Ahok usai rapim di Balai Kota, Jakarta, Senin ini.

"Makanya yang siluman siapa? Goblok banget sih, mau buat dana siluman pakai buku Ahok Rp 30 miliar bodoh banget," imbuhnya. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP