Dirut Metro Mini nyatakan siap dilebur dengan Transjakarta
Merdeka.com - Pelbagai kecelakaan yang menimpa bus Metro Mini sudah berkali-kali bikin geram Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Tertabraknya ibu dan anak yang sedang menunggu angkutan umum membuat Metro Mini kembali menjadi sorotan publik.
Kasus-kasus tersebut membuat Basuki menggunakan kekuasaannya untuk meleburkan Metro Mini dengan TransJakarta. Namun, upaya ini tak jua terealisasi.
Direktur Utama PT Metro Mini, Nofrialdi bersedia menggabungkan perusahaannya dengan manajemen Transjakarta. Hanya saja, dia tak pernah mengetahui prosedur yang dilakukan Pemprov DKI.
"Kita mau bergabung dengan Transjakarta, cuma kita tidak tahu caranya, prosesnya. Kita harus minta ke LKPP itu per kilometernya berapa. Harusnya kita dikasih tahu," ucap dia kepada merdeka.com di Jakarta, Jumat (18/12).
Nofrialdi menyebut langkah pihaknya untuk bergabung dengan manajemen PT Transjakarta adalah guna melakukan peremajaan untuk armadanya. Hal ini tak lepas dari beberapa kecelakaan maut yang melibatkan Metro Mini.
"Kita bergabung transjakarta untuk meremajakan. Peremajaan itu model busway hanya ukuran sedang. Kita mau bergabung akan dibayar oleh Pemda per kilometer, kita siap itu," paparnya.
Nofriadi juga membeberkan jika dari 3.000 izin armadanya, setengahnya telah dicabut. Selain itu, jika nanti Metro Mini telah bergabung dengan Transjakarta, dia berjanji akan melakukan seleksi ketat.
"Izinnya 3.000 unit, nah katanya ada yang dicabut sebagian. Paling banyak yang jalan 1.500 Metro Mini. Saya coffee break dengan pak Kapolda. Kita pasti akan seleksi ketat," tukasnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya