Diperiksa KPK, Prasetio ditanyai sadapan ponselnya soal reklamasi?
Merdeka.com - Ketua DPRD DKI, Presetio Edi Marsudi, selesai menjalai pemeriksaan di Gedung Pemeriksaan Korupsi (KPK). Ini adalah pemeriksaan kesekian kalinya untuk politikus PDIP itu terkait kasus dugaan suap dalam pembahasan dua raperda reklamasi.
Saat keluar dari lobi Gedung KPK, Prasetio enggan membeberkan secara rinci apa-apa yang ditanyakan penyidik. Termasuk saat dikonfirmasi soal penyadapan ponsel miliknya yang disebut-sebut menjadi materi pemeriksaan hari ini.
"Oh enggak bukan. Ya saya jelaskan urusan pribadi saya urusan kegiatan saya yang enggak ada kepentingannya dengan reklamasi, yah pokoknya banyak," ujar Prasetyo seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dengan tersangka Mohamad Sanusi (MSN), Selasa (14/6).
Saat disinggung adanya aliran uang dari pengembang melalui Wakil Ketua DPRD, M Taufik, dia mengaku tidak tahu.
"Enggak tahu saya," pungkasnya seraya memasuki mobil.
Terkait kasus tersebut, disebut-sebut KPK menyadap sejumlah perbincangan di telepon. Bukan hanya telepon Pras yang disadap, kabarnya ponsel Sunny Tanuwidjaja, staf khusus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turut disadap penyidik KPK. Diduga sadapan tersebut masih berkaitan dengan pertemuan beberapa anggota DPRD dengan pengembang.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya