Diminta Putar Balik, Pekerja Debat dengan Petugas Pos PPKM di Lenteng Agung
Merdeka.com - Hari kerja pertama di masa PPKM Darurat diwarnai dengan debat antara para karyawan yang hendak berangkat ke kantor dengan petugas di pos penyekatan. Mereka menolak diminta putar balik.
Anto, karyawan di kawasan Sudirman, mengaku diminta anggota TNI yang berjaga di pos penyekatan Lenteng Agung, Jakarta Selatan untuk putar balik.
Sebagai pekerja di bidang pengamanan, Anto mengatakan, kebijakan kantornya mewajibkan masuk meski ada PPKM Darurat. Dia menuturkan, sekitar pukul 05.30 WIB, kemacetan panjang terjadi di jalan selepas Stasiun KRL Lenteng Agung ke arah Jakarta.
"Kendaraan tidak bisa lewat dan semua diminta putar balik lewat fly over," kata Anto kepada merdeka.com, Senin (5/7).
Beberapa orang mencoba mendebat petugas gabungan yang berjaga. Namun petugas bergeming tidak memperbolehkan satu pun pengendara lolos. Kendaraan taktis dipasang menghalangi jalan.
Sementara Anto yang diminta putar balik menjelaskan kepada petugas jika dia memang diwajibkan masuk kerja. Salah seorang petugas akhirnya mengizinkan Anto melintas setelah dia menunjukkan kartu anggota petugas pengamanan.
"Lalu lintas lancar selepas Lenteng Agung," ujarnya.
Sementara pengendara motor yang dipaksa memutar di fly over memilih jalur tikus untuk tetap berangkat ke kantornya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya