Digratiskan, Blue Bird seakan 'hilang' dari jalanan ibu kota
Merdeka.com - Unjuk rasa para pengemudi taksi yang menolak keberadaan angkutan berbasis aplikasi di beberapa titik pada Selasa (22/3) kemarin menimbulkan ketidaknyamanan para penumpang yang terlantar begitu saja. Untuk mengganti ketidaknyamanan para penumpang, Blue Bird Group menggratiskan taksi reguler selama 24 jam, mulai pukul 00.00 WIB Rabu (23/3).
Namun, semenjak pelayanan gratis tersebut diberlakukan, para pengguna taksi justru kesulitan menemukan taksi yang berlogo burung biru itu. Seperti halnya di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara sepi akan adanya taksi Blue Bird. Beberapa calon penumpang nampak kecewa karena tak seperti biasanya taksi Blue Bird menjadi susah ditemukan.
"Biasanya ada mangkal tiga mobil lebih lah di Jalan Boulevard, Kelapa Gading. Saya bingung juga ini, mau berangkat kerja biasanya pakai taksi ke kantor, tapi ini justru enggak ada. Walaupun ada yang lewat, udah ada penumpangnya ," ucap Marcell (27) kepada merdeka.com di kawasan di jalan Boulevard, Kelapa Gading, Rabu (23/3).
Hal yang sama dirasakan Natasha (25), warga Koja, Jakarta Utara ini juga nampak mengeluh karena jarangnya taksi Blue Bird yang lewat di jalan Yos Sudarso.
"Biasanya ada kok mbak (taksi Blue Bird) Saya udah sejam nungguinnya dari jam 9 tadi nungguin taksi lewat juga enggak ada yang lewat-lewat. Kantor saya daerah Kuningan, Jakarta Selatan, bisa telat ini saya mbak," tutur Natasha. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya