Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di hadapan Kapolres, Keluarga ratapi kematian Jupri di tangan polisi

Di hadapan Kapolres, Keluarga ratapi kematian Jupri di tangan polisi Ilustrasi Pembunuhan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Marintan Pasaribu (50), kakak Jupri alias Jamal (45), menyerahkan kasus penembakan kakaknya kepada kepolisian. Namun, dirinya tidak tinggal diam dan terus memonitor perkembangannya.

"Sebagai keluarga kami meratapi, menangisi dan menyesali perbuatan aparat kepolisian yang melakukan penembakan tembak mati. Saya harap ini tidak terjadi di kemudian hari lagi," kata Marintan dengan raut sedih, di Polda Metro Jaya, Rabu (8/7).

Sementara itu di tempat yang sama, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Susetio Cahyadi mengatakan polisi yang menembak Jupri telah dibebastugaskan.

"Kanit Reskrim Polsek Metro Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ajun Komisaris I Gede Ngurah, yang menembak mati Jupri Pasaribu alias Jamal, dipastikan telah dibebastugaskan," ujarnya. Dia menambahkan, Gede telah dibebastugaskan pada Selasa (7/7) kemarin.

Sebelumnya, Jupri Pasaribu (45) alias Jamal ditembak mati I Gede Ngurah, Jumat (3/7) malam, karena diduga telah berbuat onar di kawasan Jalan Jati VIII RT 08/09, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Jamal tewas akibat luka tembak di bagian punggung kirinya. Dia diduga telah berbuat onar setelah terlibat cekcok dengan salah satu tetangganya, Prapto.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP