Di balik penculikan mahasiswi UI, siapa pria yang dikenal sang ayah?
Merdeka.com - Cerita memprihatinkan kembali datang dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI). Setelah kematian Akseyna yang hingga kini belum terungkap, dua hari lalu mahasiswi bernama Safira Permatasari (20) diculik sekelompok orang dalan perjalanannya ke kampus.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (19/10) kemarin. Saat itu, mahasiswi jurusan Teknik Arsitektur Interior angkatan 2014 diantarkan sopirnya bersama seorang sepupunya.
Kepala Polisi Resor Metro Jakarta Selatan, Kombes Wahyu Hadiningrat,mengatakan, dalam perjalanan itulah sejumlah pelaku yang menggunakan mobil Avanza, mendekati mobil korban. Kemudian pelaku dengan sengaja menabrakkan mobilnya ke mobil korban.
Lantas, kata Wahyu, para pelaku keluar dan berpura-pura meminta ganti rugi kepada korban.
"Awalnya pelaku menabrakkan mobil yang dinaiki korban, lalu pelaku seolah-olah minta ganti rugi, korban turun lalu diculik. Dia dibawa ke daerah puncak bogor, namun kurang dr 24 jam kami tangkap," kata Kombes Wahyu di Polres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (20/10).
Saat itu, korban dipaksa keluar dari mobilnya dan dimasukkan ke mobil pelaku. Kemudian dalam perjalanan membawa korban, para pelaku mengirim pesan ke orangtua korban yang pada intinya meminta tebusan.
Apa motif pelaku memilih Safira sebagai korbannya? (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya