Demokrat kritik Jokowi soal lelang jabatan kepala Puskesmas

    Reporter : Nurul Julaikah | Selasa, 11 Juni 2013 17:09




    Demokrat kritik Jokowi soal lelang jabatan kepala Puskesmas
    Ahmad Husein Alaydrus. ©courtesy youtube

    Merdeka.com - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Ahmad Husein Alaydrus mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), soal seleksi dan promosi terbuka untuk jabatan kepala Puskesmas. Sebab, dokter memiliki sekolah khusus sehingga jabatan tersebut tidak bisa dilelang, dan disamakan dengan perekrutan Pamong Praja.

    "Apa itu lelang lelang, saya tidak setuju. Kan dokter itu sekolah khusus, masak disamain sama Pamong Praja," kata Alaydrus yang juga politikus Demokrat di Gedung DPRD Jakarta, Selasa (11/6).

    Alaydrus mengatakan, lebih baik perekrutan kepala Puskesmas dilakukan secara langsung. Bahkan dia menuding kebijakan tersebut seperti dipolitisasi.

    "Lebih baik dipilih langsung," tandasnya.

    Sebelumnya, wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Seleksi dan promosi terbuka untuk kepala Puskesmas mekanisme akan sama dengan penyeleksian lurah dan camat. Sebab, hal tersebut dilakukan untuk menguji kompetensi dari PNS yang ada.

    "Tidak ada yang nyalahin aturan kok. Ini justru untuk mengetahui kompetensi daripada PNS di kesehatan dan pendidikan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/6).

    Mantan anggota Komisi II DPR ini mengatakan persoalan seleksi dan promosi terbuka sudah selesai dan tidak menyalahi aturan.

    Dia menegaskan agar pemilihan kepala Puskesmas ini tidak dipolitisir. Adapun persyaratannya harus dokter dan sarjana kesehatan masyarakat.

    Sementara itu, Kepala BKD I Made Karmayoga mengatakan lelang kepala puskesmas baru merupakan ide dan gagasan. Sehingga, tim khusus untuk panitia tersebut belum dibentuk.

    "Ini baru gagasan saja, belum dibentuk tim khusus," ucap Made.

    Jumlah puskesmas di Jakarta ada 359, terdiri dari puskesmas tingkat kecamatan 44, tingkat kelurahan 296. Sedangkan puskesmas rawat inap sebanyak 19.

    [cob]


    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







    Komentar Anda


    Be Smart, Read More
    Back to the top

    Today #mTAG iREPORTER

    LATEST UPDATE
  • Di balik keberatan Starbucks logonya mirip Pecel Lele Lela
  • Jimly usul dibentuk Komnas Perlindungan Lingkungan Hidup
  • Resleting dress Katie Holmes terbuka di depan umum, tren baru?
  • Ramai-ramai tolak plat B
  • Kencang degup jantung jelang referendum
  • Hanung Bramantyo angkat fashion Hijab di film terbaru
  • [Eksklusif] Melihat sisi lain Rinada, pemeran foto syur 'PNS'
  • Kakek Edi pengemis tajir yang dermawan
  • Dinner bareng, Fatin dan Fans saling bongkar aib
  • Sering ngantuk saat bekerja? Konsumsi 5 makanan ini
  • SHOW MORE