Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demi pendidikan, Ahok bantu sekolah yang tak sesuai peruntukan

Demi pendidikan, Ahok bantu sekolah yang tak sesuai peruntukan Ahok tinjau Ujian Nasional 2015. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku pernah melakukan kecurangan dalam mengurus pendidikan di DKI Jakarta. Pengakuan ini diungkapkannya saat bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

Kecurangan yang dimaksud Basuki adalah Pemprov DKI Jakarta pernah memberikan bantuan kepada sejumlah sekolah yang tak sesuai standar persyaratan untuk mendirikan sekolah. Bantuan ini diatur dalam Peraturan Gubernur No. 105 tahun 2012 tentang izin mendirikan sekolah.

"Maaf pak Anies ini agak curang sedikit. Tapi kami tetap kasih bantuan kepada sekolah-sekolah madrasah," kata Basuki di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (22/12).

Ahok, begitu dia disapa mengatakan pernah memberikan bantuan ke sejumlah sekolah Madrasah di Jakarta yang luas areanya tidak sampai dengan 500 meter persegi. Bahkan beberapa di antaranya berbentuk rumah yang difungsikan sebagai tempat belajar.

Namun, mantan Bupati Belitung Timur ini tetap berkeras memberikan bantuan karena merasa memiliki kewajiban memberikan hak pendidikan untuk menunjang kegiatan sekolah dan pelajar itu.

"Ah, pusat enggak tahu ini kok. Biar sajalah kita kasih. Kalau rumah jadi sekolah kami kasih. Tapi kalau sekolah jadi sekolah enggak ya," beber Ahok berkelakar.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP