Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dekati TNI-Polri, manuver politik Ahok maju Pilgub DKI 2017?

Dekati TNI-Polri, manuver politik Ahok maju Pilgub DKI 2017? Ahok hadiri upacara gabungan dengan TNI dan Polri. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seringnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengadakan pertemuan dengan TNI-Polri mendatangkan persepsi tengah membentuk kekuatan dari kedekatan dengan aparatus keamanan negara. Pasalnya belakangan ini, dia kerap berselisih dengan berbagai pihak, mulai dari DPRD DKI Jakarta, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sampai pertikaian dengan beberapa partai politik.

Di sisi lain melalui Peraturan Gubernur Nomor 138 tahun 2015, Ahok mencanangkan program agar TNI dan Polri mendapat upah sebesar Rp 250.000 serta uang makan maksimal sebesar Rp 38.000 per hari.

Dalam artian tiap hari personel TNI-Polri akan mendapat tunjangan sebesar Rp 288 ribu dari Pemprov DKI Jakarta. Dana tersebut diambil dari anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Selain itu kedekatan dengan TNI-Polri terus dipupuk oleh Ahok, hal tersebut dilakukan dengan rutinnya hadir berbagai acara kedua institusi.

Namun apakah bisa disinyalir berbagai bentuk dukungan Ahok tersebut terselip niat terselubung? Salah satunya ialah kemungkinan TNI-Polri mampu menjadi backing bagi Ahok. Terlebih membuka peluang juga pemanfaatan kekuatan TNI-Polri agar Ahok mampu meraih kekuasaan kembali menjadi Gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 mendatang. (mdk/efd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP