Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dampak Banjir Jakarta, 102 RT Tergenang dan 965 Jiwa Mengungsi

Dampak Banjir Jakarta, 102 RT Tergenang dan 965 Jiwa Mengungsi

Merdeka.com - Jumlah warga Jakarta yang mengungsi akibat banjir Rabu (19/1) terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 3 pagi, masih ada 102 RT terdampak genangan.

"Informasi genangan saat ini ada 102 RT atau 0,335 persen dari 30.470 RT dan 1 ruas jalan tergenang yang ada di DKI Jakarta," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, Mohammad Insyaf.

Data yang dipublikasi Insyaf melalui keterangan tertulis, 93 RT yang terdampak ada di Kelurahan Tegal Alur, dengan ketinggian genangan mencapai 40-100 cm. Penyebab dari genangan yaitu curah hujan tinggi, ROB, dan luapan Kali Semongol. Kondisi tersebut menyebabkan 965 jiwa mengungsi.

BPBD menyiapkan 11 lokasi pengungsian yaitu; Rusunawa Binaan Tegal Alur, Musholla Al-Hidayah, di belakang Bubur Olo Olo, RPTRA Alur Anggrek, Masjid Darurohman, Majlis Ta'lim Al-Hikmah, RPTRA Kemuning, Majlis Ta'lim Durrotul Abiddin, Musholah Al-ikhlas, Masjid Nurul Hidayat, Majelis Nurul Husna.

Selain di Kelurahan Tegal Alur, BPBD juga mencatat RT yang terdampak genangan di Jakarta Barat yaitu 32 RT di Kelurahan Kamal, 19 RT di Cengkareng Barat, 9 RT di Cilincing, dan 8 RT di Kelurahan Kapuk. Rerata tinggi genangan air mencapai 40-50 cm. Jumlah pengungsi dari RT ini sebanyak 22 kepala keluarga, atau 72 Jiwa.

Insyaf memastikan kondisi genangan sedang ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air, Pemadam Kebakaran, dan PPSU Kelurahan.

"Ditargetkan akan surut dalam waktu cepat," ucapnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP