Covid di DKI Tembus 1.000 Kasus, Simulasi Belajar Tatap Muka Tetap Dilanjutkan
Merdeka.com - Penambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta kembali menembus angka 1.000 lebih setelah beberapa minggu laju penambahan berkisar 400 kasus. Tren ini tercermin dari beberapa lokasi di Jakarta melakukan pembatasan ketat. Kendati angka kasus harian terus bertambah, Dinas Pendidikan DKI Jakarta tidak menyurutkan simulasi belajar tatap muka di sekolah.
Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengatakan simulasi belajar secara tatap muka tetap dilakukan lantaran tidak semua wilayah di Jakarta mengalami tren kenaikan kasus secara signifikan. Kendati terdapat RT dengan jumlah kasus cukup tinggi, Taga mengatakan hal ini akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan Dinas Pendidikan.
"Tetap, pelatihan kedua. Selama ini belum ada pertimbangan lain," ucap Taga kepada merdeka.com, Senin (31/5).
Ia menyampaikan, selama proses simulasi belajar secara tatap muka di sekolah, Dinas Pendidikan secara rutin melaporkan kondisi sekolah ke pimpinan untuk diteruskan ke Gubernur DKI ataupun Wakil Gubernur.
"Kalau menurut pimpinan ini tidak bisa dilanjut tatap muka ya kita kondisikan sementara dihentikan dulu belajar tatap mukanya," tandasnya.
Sementara itu, Minggu, (30/5), Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, menyampaikan telah dilakukan tes PCR sebanyak 15.105 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.573 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.064 positif dan 9.509 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 7.567 orang dites, dengan hasil 88 positif dan 7.479 negatif.
"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 373.236 Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 69.664 Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 64 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 10.529 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," ujar Dwi.
Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 429.333 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 411.495 dengan tingkat kesembuhan 95,8 persen dan total 7.309 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,6 persen sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya