Cerita tragis ibu dan anak jadi korban Metro Mini ugal-ugalan
Merdeka.com - Setelah terlibat kecelakaan dengan KRL Commuter Line, aksi ugal-ugalan yang dilakukan sopir bus Metro Mini kembali memakan korban. Seorang ibu dan anak yang tengah menanti angkutan umum ditabrak, sang anak pun harus merenggang nyawa.
Usai kecelakaan, sang Ibu, Muntiasih (35) langsung dilarikan ke RS Medika Permata Hijau. Korban beralamat di Kampung Pesanggrahan, Kelurahan Meruya Utara Kecamatan Kembangan Jakarta Barat. Sedangkan putranya, Azam Plmboyan (7) dibawa ke kamar mayat untuk dikafani dan dikuburkan.
Dari informasi petugas kepolisian, kecelakaan maut tersebut berawal ketika Metro Mini datang dari arah Jalan Kembang Kerep menuju lampu merah Srengseng dengan kecepatan tinggi. Saat itu Metro Mini mengambil lajur kiri dan diduga mengalami rem blong.
"Metro Mini lalu menabrak tiang listrik dan langsung menabrak korban yang sedang menunggu angkutan umum di Pinggir Jalan," Kanit Lantas Polsek Kembangan AKP Hartono, Rabu (16/12).

Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi. Polisi juga mengamankan sopir Metro Mini dari amukan warga.
"Pelaku dirawat di RSU Kembangan. Pelaku mengalami luka berat akibat dihakimi massa," ungkap Kanit Lantas Polsek Kembangan, AKP Hartono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/12).
Kepergian Azam menyisakan duka yang amat dalam bagi keluarganya. Jenazahnya pun langsung dibawa ke pemakaman keluarga di Purwodadi, Jawa Tengah. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya