Cerita obat Ahok biar tak suka marah, pantangannya minum viagra
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) selama ini memang sering menunjukkan sikap temperamental. Pria asal Belitung ini sering marah-marah kepada wartawan jika pertanyaan yang disampaikan tidak berkenan.
Ahok juga kerap memarahi anak buahnya jika mereka kerja tidak beres. Soal Ahok sering marah ini membuat temannya khawatir, jangan-jangan Ahok kena serangan jantung. Akhirnya, sang teman tersebut berinisiatif memberi Ahok obat.
"Saya mendapatkan dua butir obat untuk dikantongi setiap hari. Teman saya memberi obat itu karena melihat saya suka marah-marah," kata Ahok kepada merdeka.com, Selasa (10/12).
Teman Ahok mengatakan, obat yang dia berikan tersebut sangat mujarab kalau tiba-tiba Ahok terkena serangan jantung.
"Dia bilang obat ini berguna kalau dapat serangan jantung mendadak," kata Ahok .
Namun, obat tersebut ada pantangannya. Ahok dilarang meminum obat tersebut kalau dirinya sedang memakai viagra alias obat kuat.
"Tetapi ada seorang dokter wanita yang memberi pesan melalui rekan dokter yang lain. Karena malu untuk menyampaikannya langsung ke Ahok , "Jangan diminum kalau Ahok memakai Viagra atau obat kuat," kata Ahok menirukan sang dokter.
Mendengar pesan tersebut, Ahok pun tertawa lebar. "Belum tahu dia kalau Wagubnya lelaki perkasa!" timpal Ahok . (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya