Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Djarot tentang pembangunan jalan simpang di Semanggi

Cerita Djarot tentang pembangunan jalan simpang di Semanggi Simpang susun Semanggi. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pembangunan Simpang Susun Semanggi mirip dengan pembangunan simpang Semanggi oleh Presiden Soekarno tahun 1961. Kala itu, pembangunan simpang Semanggi dilakukan setahun sebelum pelaksanaan Asian Games Tahun 1962.

"Simpang Semanggi dibuat tahun 1961 zamannya Presiden Soekarno untuk menghadapi Asian Games tahun 1962," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/7).

Hal yang sama juga dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menghadapi Asian Games tahun 2018. Menghadapi kemacetan Jakarta, Simpang Susun Semanggi pun dibuat dengan menggunakan dana KLB dari pihak swasta.

"Ini kita bangun Simpang Susun Semanggi dalam rangka Asian Games 2018," ujar Djarot.

Tak hanya untuk menyambut Asian Games, Simpang Susun Semanggi ini nantinya mampu mengurangi angka kemacetan di Jakarta hingga 20 sampai 30 persen.

"Kemungkinan sampai 20-30 persen kemacetan di Jakarta," jelasnya.

Simpang Susun Semanggi ini, kata dia, sudah bisa digunakan masyarakat pada tanggal 29 Juli. Hal ini bertepatan dengan pelaksanaan Lebaran Betawi pada 28-30 Juli.

"Simpang Susun Semanggi ini juga sebagai kado bagi warga betawi dalam rangka Lebaran Betawi," ujarnya.

Uji coba pembukaan Simpang Susun Semanggi itu pun bakal dilakukan sore hari agar bisa melihat pemandangan jelang malam.

"Soft launching ini kalau bisa sore hari karena supaya kita bisa melihat malam harinya cahayanya. Kan juga untuk mendorong lightingnya supaya beres, selesai," tutup Djarot.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP