Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah atlet Asian Games kebauan, Anies tutup Kali Item Kemayoran pakai jaring

Cegah atlet Asian Games kebauan, Anies tutup Kali Item Kemayoran pakai jaring Pembersihan Kali Gresik Menteng. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berbenah menjelang perhelatan Asian Games sejak 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang. Salah satu lokasi menjadi perhatian kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Lokasi wisma yang berdekatan dengan Kali Sentiong atau biasa disebut Kali Item menjadi sorotan lantaran nantinya dinilai dapat mengganggu kenyamanan atlet. Kali tersebut akhirnya ditutup menggunakan jaring setelah proses pembersihan tak kunjung usai.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penggunaan jaring untuk menanggulangi polusi dari Kali Item. Anies berharap penutupan itu guna meminimalisir polusi berasal dari Kali Item.

"Kain hitam itu sebetulnya itu jaring tipis di Kali Item. Jadi Kali Sentiong biasa dijuluki Kali Item itu memiliki masalah polusi cukup tinggi. Air yang mengalir ke sana polusinya tinggi sampai kalinya disebut Kali Item sudah bertahun-tahun warnanya hitam. Tapi bukan hanya warnanya, aromanya juga," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (20/7).

Menurut Anies, setiap sore Kali Item menguapkan aroma yang tak sedap. Sehingga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan para atlet.

"Di samping Kali Sentiong ini ada kompleks Wisma Atlet yang kebetulan cafetarianya lokasinya itu berada di halaman dekat dengan sungai. Pada waktu tertentu utamanya siang-sore ketika sungai mengalami penguapan, maka aroma dari sungai itu terhembus angin dan tercium di lingkungan," ujar Anies

Anies mengatakan, penutupan Kali Item itu atas instruksinya. Anies juga mengaku sudah meminta pengusaha agar tak membuang limbah di kali tersebut.

"Saya yang menginstruksikan memang, setelah berdiskusi dengan beberapa orang pakar, salah satu caranya dengan mengurangi proses penguapan dari sungai dengan diberikan kain penutup, sehingga tidak terjadi proses evaporasi. Dengan penguapan dikurangi maka harapannya dari hilir sudah dikurangi potensi polutannya, kita dikurangi pencahayaan panas matahari sehingga mengurangi evaporasi. Harapannya tidak tercium," kata Anies.

Anies menegaskan penutupan Kali Item itu bertujuan untuk mengurangi aroma bukan karena hal lain. Namun nantinya proses pembersihan bakal tetap dilakukan.

"Jadi bukan soal menutup warna sungai yang hitam, tapi juga Ini lebih banyak pada soal aroma. Ini salah satu usaha kita. Nanti kita lihat lagi. Tapi Minggu depan Insya Allah akan ada tambahan usaha untuk membersihkan sungai itu. Sedang disiapkan," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP