Butuh jajan, dua pemuda jambret pelajar di Tanjung Priok
Merdeka.com - Seorang pelajar menjadi korban perampasan oleh dua pengendara motor di Jalan Sunter Muara, RT 17/05 Sunter Agung Podomoro, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Barang-barang berharga milik korban bernama Mellyana (16), sempat dibawa kabur oleh para pelaku.
Beruntung aksi tersebut digagalkan anggota Polsek Tanjung Priok saat pelaku melintas di Lampu Merah Jubile. Polisi mengamankan tersangka, Indradi (21) dan David Alexander (20) berikut barang bukti sepeda motor Honda Beat.
"Anggota sedang observasi wilayah di lokasi itu, dan mendengar suara teriakan minta tolong. Kedua pelaku berusaha kabur saat kita tangkap di lokasi hingga jatuh," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Yono Suharto, Minggu (19/5).
Aksi bandit jalanan itu bermula sekitar pukul 23.30 WIB. Korban, Mellyana dibonceng rekannya Dewi Sartika (20) menggunakan sepeda motor menuju rumahnya di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Namun ketika melintas di Jalan Sunter Muara, Sunter Agung Podomoro, Tanjung Priok, dua pelaku memepet dari belakang.
"Dugaan sementara kedua pelaku sudah sering melakukan aksi perampasan terhadap pengendara sepeda motor," imbuh Yono.
Mellyana yang tidak sadar sedang asik memainkan handphonenya, langsung dirampas pelaku. Suara teriakan sempat diketahui anggota Polsek Tanjung Priok yang sedang berada di lampu merah Jubile. Pelaku yang berboncengan sepeda motor panik saat dihadang petugas sehingga jatuh.
"Kita berteriak dan berusaha mengejarnya. Untung ada polisi di lampu merah mereka langsung diberhentikan dan ditangkap," kata Mellyana.
Kepada petugas, pelaku mengaku telepon genggam rampasan rencananya akan dijual untuk digunakan jajan sehari-hari. "Kita lagi gak punya duit mau jajan, pak," ujar David.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya