Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bubarkan pesta miras, polisi dikeroyok hingga jari patah

Bubarkan pesta miras, polisi dikeroyok hingga jari patah Ilustrasi Polisi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang anggota polisi dari Polsek Metro Tamansari, Brigadir Syarif Kiat, dianiaya oleh tiga pemuda yang tengah mabuk di Jalan Hayam Wuruk, Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (26/2/) sore. Akibatnya, Syarif mengalami patah tulang pada telunjuk tangan kirinya.

Menurut Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Adi Vivid penganiayaan anggotanya bermula dari adanya laporan masyarakat ada beberapa orang sedang mabuk dan mengganggu warga sekitar.

"Dua anggota buser kami mendatangi lokasi, dan berusaha menenangkan tiga orang yang mabuk," ujar Adi, Kamis (27/2).

Bukannya tunduk, lanjut Adi, ketiga orang tersebut semakin beringas, dan menyerang polisi. Aksi baku hantam pun terjadi di lokasi.

"Mereka semakin beringas, dan menyerang petugas dengan melakukan pengeroyokan, kemudian terjadi pergumulan yang mengakibatkan jari telunjuk Brigadir Syarif Kiat patah," lanjutnya.

Usai menyerang polisi, para pelaku melarikan diri. Selang beberapa menit polisi mengendus keberadaan salah satu pelaku yakni Soleman (27) dan berhasil menangkapnya.

"Saat hendak diamankan oleh anggota, pelaku melemparkan batu ke kaki anggota, akhirnya tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanannya," katanya.

Saat ini tersangka diamankan di Polsek Metro Tamansari. Polisi masih memburu teman Soleman. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP