Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bocah 7 Tahun Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Sedan di Kelapa Gading

Bocah 7 Tahun Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Sedan di Kelapa Gading Ilustrasi tabrak lari. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang bocah berusia tujuh tahun menjadi korban tabrak lari oleh mobil sedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Hal ini dibenarkan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

"Iya benar kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tabrak lari di jalan Kelapa Cengkir arah barat, tepatnya samping kantor Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (24/3).

Dia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (22/3) pagi sekira pukul 06.17 WIB. Saat itu, bocah berusia tujuh tahun tersebut sedang berjalan pagi bersama dengan orang tuanya.

"Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) ditabrak oleh sebuah sedan berwarna hitam dan kemudian melarikan diri," jelasnya.

Kini, bocah yang belum disebutkan identitasnya itu tengah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit akibat luka yang dialaminya.

"Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit," terangnya.

Pelaku Menyerahkan Diri

Pelaku tabrak lari terhadap bocah usia tujuh tahun di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Utara. Pelaku berinisial MRK (21) yang berstatus mahasiswa ini menyerahkan diri pada Rabu (24/3) siang hari tadi.

"Tadi siang, hari Rabu sekitar pukul 12.30 Wib yang bersangkutan diantar orangtuanya menyerahkan diri ke Satlantas Polres Jakarta Utara yang menangani kasus ini," kata Sambodo.

Ia menjelaskan, sebelum pelaku yang menggunakan mobil sedan merek Mercedez dengan nomor polisi B 2388 RFQ menyerahkan diri kepada petugas. Pihaknya lebih dulu melakukan pemeriksaan sejumlah saksi serta kamera Closed Circuit Television (CCTV) dan juga kamera ETLE.

"Dari sini kemudian kita laksanakan teknik face recognition, sehingga kemudian bisa ditentukan siapa pelaku yang mengemudikan kendaraan tersebut. Jadi analisa kasusnya adalah bahwa keterangan saksi-saksi memang betul telah terjadi tabrak lari dengan 3 orang korban, dua luka ringan, satu luka berat anak 7 tahun," jelasnya.

"Kemudian berdasarkan keterangan dari ATPM Mercedez Benz diduga Mercy tahun 2016 ternyata cocok dengan data kita. Kemudian analisa dari seluruh rekaman CCTV bahwa ada kendaraan mercy warna hitam plat B 2388 RFQ melintas di sekitar lokasi di sekitar waktu kejadian pukul 6 pagi di hari Minggu," sambungnya.

Ia mengungkapkan, sebelum memastikan jika kendaraan dengan plat nomor B 2388 RFQ ini sebagai pelaku tabrak lari. Ia lebih dulu melakukan pengecekan data plat nomor sebanyak 157 Mercy.

"Jadi dengan variasi 2338, 2883 dan sebagainya itu kami cek di data base itulah ada 157 mercy warna hitam dengan plat sejenis. Ini kendaraan spion apa, Mercy tahun brp, sebutkanlah bahwa ini adalah kendaraan Mercy C 200 dengan nomor sekian tahun 2016. Dari situ kita mengerucutkan, kita kecilkan lagi ternyata tadi disebutkan ada," ungkapnya.

Oleh karena itu lah, polisi dapat mengungkap siapa pelaku tabrak lari tersebut. Karena, berkat kamera CCTV yang ada di lokasi kejadian serta kamera ETLE.

"Setelah menganalisa CCTV itu termasuk menganalisa oleh puslabfor memperjelas, sehingga kemudian diketahui lah bahwa kendaraan yang terlibat adalah pelat nomornya B 2388 RFQ. Kita cek di database ranmor kita, kemudian kita datangi alamatnya kemudian barang bukti tersebut kita dapatkan pada hari Selasa pukul 21.00 Wib di rumah orangtua dari pelaku," bebernya.

"Pada saat itu tersangka tidak ada di rumah itu. Setelah kita datangi tkp, kita temukan Mercy yang pecah kacanya dan tidak ada spionnya. Berarti sudah dapat dipastikan bahwa kendaraan itu lah yang melakukan keterlibatan tabrak lari," pungkasnya. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP